SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Ratusan warga membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di jalan utara Kota Gaza, Palestina (22/6/2025). ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, JAKARTA—Lebih dari 100 ribu anak di Jalur Gaza, Palestina, termasuk 40.000 bayi di bawah satu tahun, sedang menghadapi kematian di tengah kekurangan parah susu formula dan suplemen gizi, lapor Kantor Media Pemerintah di Gaza pada Sabtu.
Dalam pernyataannya, kantor tersebut menggambarkan situasi di Gaza sebagai “pembantaian perlahan,” dan menuduh Israel sengaja membuat anak-anak Gaza kelaparan melalui blokade dan penutupan semua perlintasan perbatasan yang terus berlanjut.
Menurut kantor itu, para ibu terpaksa memberi bayi-bayi mereka air putih selama berhari-hari karena tidak ada susu formula. Sementara rumah sakit dan pusat kesehatan menyaksikan peningkatan kasus kekurangan gizi akut dan yang mengancam jiwa setiap hari.
Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan 122 kematian akibat kelaparan dan kekurangan gizi, termasuk diantaranya 83 anak-anak, di tengah hampir runtuhnya sistem medis dan kekurangan parah pasokan makanan pokok.
Kantor Media Pemerintah di Gaza itu menyebut krisis tersebut sebagai "peringatan mengejutkan yang dikeluarkan atas nama kemanusiaan dan kesadaran global".
Karenanya, kantor itu menuntut pengiriman segera susu formula bayi dan suplemen gizi, dibukanya kembali semua penyeberangan tanpa syarat, pencabutan "pengepungan kriminal" Israel, dan intervensi internasional yang mendesak untuk menghentikan "kampanye pemusnahan yang disengaja terhadap anak-anak".
BACA JUGA: Thailand Evakuasi 60 Ribu Warganya Saat Bentrok di Perbatasan Kamboja
Kantor pemerintah Gaza itu pun meminta pertanggungjawaban Israel dan sekutu internasionalnya atas kejahatan nyata terhadap kemanusiaan itu, seraya memperingatkan bahwa kebungkaman global ini merupakan "keterlibatan nyata dalam genosida anak-anak Gaza."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.