8 Bandara Ditutup, Bandara Alternatif Disiapkan Beroperasi 24 Jam
Delapan bandara ditutup akibat abu vulkanik erupsi GAK. Menhub membuka lima bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga mobilitas.
Sekolah Rakyat. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
ianjogja.com, JAKARTA—Pemetaan potensi siswa di Sekolah Rakyat akan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) agar pembelajaran lebih tepat sasaran dan sesuai karakteristik setiap anak.
Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat M Nuh di Jakarta, Selasa, mengatakan pemetaan talenta ini membantu menemukan keunggulan spesifik setiap anak secara lebih cepat dan efisien.
“Dampaknya luar biasa, dan tiap anak Sekolah Rakyat akan dipetakan talentanya,” ujarnya dalam rapat di Kantor Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta itu, Selasa (1/7/2025).
Ia mencontohkan selama ini 30 siswa di kelas mendapat materi sama meski setiap anak memiliki karakter dan keunggulan berbeda.
“Seperti di dunia kedokteran, tak cukup semua pasien sakit kepala diberi obat generik,” katanya. Pemetaan tersebut dikembangkan bersama pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar dan akan digunakan gratis di Sekolah Rakyat.
“Ini sistem pertama kali yang Pak Ary ulurkan, di mana-mana belum ada,” kata Nuh. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pembelajaran tahap pertama Sekolah Rakyat akan dimulai di 100 titik pada 14 Juli 2025. Siswa hanya perlu lolos verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan tanpa tes akademik.
Kemensos juga menyiapkan aplikasi Manajemen Talenta untuk memetakan potensi, gaya belajar, pilihan karier, dan kebutuhan pendukung emosional siswa. “Kami ingin agar proses belajarnya benar-benar sesuai kebutuhan anak,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar menyebut bahwa selama ini di Indonesia hanya mengukur Intelligence Quotient (IQ) individu berapa dan sekolahnya bagaimana.
Namun, dengan pemetaan potensi berbasis AI dapat meningkatkan potensi anak hingga 744% sebagaimana penelitian dari Nebraska University.
Untuk itu, ia mengapresiasi gagasan soal tak ada tes akademik untuk calon siswa yang akan masuk ke Sekolah Rakyat karena ini sebagai kejutan untuk Indonesia dan dunia.
"Lewat pemetaan potensi berbasis AI ini dapat diketahui siapa yang jenius dan di bidang apa. Sehingga, nanti anak-anak dari sekolah ini mereka akan teridentifikasi dari awal, termasuk gurunya teridentifikasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Delapan bandara ditutup akibat abu vulkanik erupsi GAK. Menhub membuka lima bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga mobilitas.
Kemenhut menetapkan MTN dan AK sebagai tersangka pembakaran hutan di Tanjung Jabung Barat, Jambi. Keduanya terancam pidana hingga 15 tahun.
Kemenkes menyebut sekitar 3,3 juta lansia berisiko terdampak abu erupsi Anak Krakatau. Lansia diminta mendapat perlindungan khusus.
Layanan Ketapang-Gilimanuk kembali normal setelah sempat tertunda. ASDP mengoptimalkan kapal dan menambah armada untuk mengurai antrean.
Kimi Antonelli memenangi GP Italia 2026 di Monza setelah start dari posisi ke-19. Ini menjadi kemenangan ketujuhnya musim ini.
AS menyebut kesepakatan nuklir dengan Iran belum tentu terwujud. Washington juga membuka kemungkinan menghancurkan kemampuan nuklir Teheran.