Beras Premium untuk MBG, Bulog Tegaskan Bukan Beras Fortifikasi
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Ilustrasi bendara simbolisasi pecah perang dua negara. - Freepik
Harianjogja.com, ISTANBUL—Prancis pada Selasa (24/6) mengecam serangan terbaru Israel terhadap warga sipil di dekat pusat distribusi bantuan di Gaza, sehingga mengakibatkan puluhan orang tewas.
BACA JUGA: Penghapusan Kuota Sapi Impor DIhapus
"Prancis mengecam serangan Israel yang menghantam warga sipil yang berkumpul di sekitar pusat distribusi bantuan di Gaza tadi malam, sehingga mengakibatkan puluhan orang tewas dan luka-luka," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis.
Pernyataan tersebut menegaskan kembali "dukungan penuh" Prancis terhadap badan-badan PBB dan mitra kemanusiaan mereka, seraya menggarisbawahi bahwa bantuan kemanusiaan "tidak boleh dieksploitasi untuk tujuan-tujuan politik atau militer."
"Prancis mengimbau pemerintah Israel untuk mengizinkan akses segera, dalam skala besar, dan tanpa hambatan terhadap bantuan kemanusiaan di Gaza," kata Kemenlu Prancis.
Pernyataan itu lebih lanjut menyebutkan bahwa prioritas Prancis adalah "gencatan senjata segera dan permanen, dan pembebasan semua sandera tanpa syarat," dan menambahkan bahwa Prancis berupaya mencapai tujuan tersebut.
"Kita juga harus membangun alternatif perang, baik bagi warga Palestina maupun Israel, untuk memenuhi aspirasi sah bagi negara Palestina dan untuk memungkinkan warga Israel dan Palestina hidup damai dan aman. Momentum yang telah kita mulai untuk mencapai konferensi internasional guna mengimplementasikan solusi dua negara harus terus dilanjutkan - kita secara aktif mengupayakannya," imbuh pernyataan itu.
Sedikitnya 50 warga sipil, yang sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang mencoba memperoleh makanan, tewas, dan lebih dari 200 lainnya luka-luka akibat serangan terbaru Israel di Jalur Gaza pada Selasa.
Menurut Kantor Hak Asasi Manusia PBB, sedikitnya 503 warga Palestina yang mencari bantuan telah tewas dan 3.000 lainnya luka-luka akibat tembakan Israel di Gaza sejak 27 Mei.
Israel menolak seruan internasional untuk gencatan senjata dan pasukan Negeri Zionis itu terus melancarkan serangan brutal di Gaza sejak Oktober 2023, sehingga menewaskan hampir 56.000 warga Palestina, yang kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
Sebelumnya pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas agresinya di daerah kantong tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.