Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Presiden Prabowo Subianto./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia masih mempelajari dan melakukan negosiasi soal tarif resiprokal yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
Pernyataan Mensesneg tersebut merespons soal Presiden Prabowo Subianto yang menerima sambungan telepon dari Presiden AS Donald Trump pada Kamis (12/6) malam, yang di dalamnya membahas tentang kerja sama kedua negara dan perdamaian global.
"Ya membahas [tarif resiprokal], dalam konteks, kita kan kemarin mengirim tim negosiasi dan kemudian dipelajari oleh masing-masing pihak," kata Prasetyo saat menjawab pertanyaan awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
BACA JUGA: Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengeroyokan Adik Bahar bin Smith
Saat dikonfirmasi awak media soal topik yang dibahas Presiden Prabowo dan Presiden Trump dalam pembicaraan melalui sambungan telepon itu, Prasetyo mengatakan bahwa tarif impor menjadi salah satu pembahasan, meskipun tidak secara spesifik.
Prasetyo menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia mengirim tim khusus untuk melakukan negosiasi terhadap tarif impor resiprokal yang dikenakan kepada Indonesia sebesar 32 persen.
Saat ditanya lebih lanjut soal keberhasilan tim tersebut melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS, Prasetyo menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia juga melakukan penawaran dalam sektor perdagangan. "Bukan berhasil atau enggak berhasil, kita juga menawarkan sesuatu dan beberapa pihak sedang mempelajarinya," katanya.
Sebagai kesimpulan, Mensesneg memberikan sinyal positif dari hasil pembicaraan Presiden Prabowo dengan Presiden Trump. "Insyaallah positif, harus optimis. Jangan negatif-negatif terus ya," katanya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada kesempatan sebelumnya mengungkapkan percakapan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Donald Trump yang berlangsung selama hampir 15 menit tersebut.
Kedua pemimpin negara saling bertukar kabar sekaligus membahas perkembangan terkini kedua negara. "Kedua pemimpin saling menanyakan kabar serta perkembangan terkini, baik di Amerika maupun di Indonesia," ujar Teddy Indra dalam keterangannya, Jumat (13/6).
Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Trump atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Amerika Serikat. Sebaliknya, Presiden Trump turut memberikan selamat atas terpilihnya Presiden Prabowo sebagai Presiden Ke-8 Republik Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.