Tinjau Sensus EkonomI, DPD RI Yashinta Soroti Pendapatan UMKM Turun
DPD RI menemukan penurunan pendapatan pelaku UMKM saat meninjau Sensus Ekonomi BPS di Kota Jogja dan mendorong kebijakan tepat sasaran.
Era digital membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses berbagai informasi termasuk belanja beragam kebutuhan. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Era digital membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses berbagai informasi termasuk belanja beragam kebutuhan. Sebagian besar aktivitas transaksi jual beli saat ini mulai dominan secara online. Bahkan telah menyasar berbagai jenis barang tak terkecuali perangkat kasar seperti kebutuhan elektronik.
Para penyedia barang elektronik seperti komputer dan sejenisnya saat ini memiliki platform online yang dikelola secara mandiri, tidak lagi bergantung pada platform marketplace lainnya. Dengan memiliki platform online sendiri, penyedia barang bisa langsung bertransaksi dengan konsumen dan jaminan barang berkualitas.
BACA JUGA: Disdag Gunungkidul Minta Kios Pasar yang Menganggur Dikembalikan ke Dinas
"Sebenarnya ini untuk memperkuat segmen retail ke online, kami berusaha mengambil semua segmen, services di lokasi ke seluruh layanan. Retail online ini sasarannya mahasiswa, pelajar UMKM, korporasi, project. Saat ini branding ke online pasar retail, dengan nama pegastore," kata Direktur Harrisma Buwana Jaya Widjaja dalam peluncuran pegastore.id, Senin (16/6/2025).
Ia mengakui hal itu sebagai salah satu dampak dari semakin masifnya perkembangan teknologi digital. Sehingga masyarakat yang ingin membutuhkan laptop dan sejenis tidak harus datang ke toko namun cukup dengan mengklik platform online yang telah disediakan. Meski demikian toko offline tetap dibutuhkan sebagai etalase bahwa barangnya benar-benar tersedia dan bukan abal-abal.
"Kami hadir dimana-mana dengan adanya online. Harga salah satu faktor dari produk yang diberikan terjamin kualitas. Dengan online, memilih tinggal nge-klik bisa seluruh indonesia dengan jaminan barang sesuai berkualitas," katanya.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X yang turut memberikan sambutan secara daring mendukung sepenuhnya dunia usaha yang melakukan adaptasi melalui digitalisasi sebagai konsekuensi dari perkembangan teknologi. Pasalnya saat ini digitalisasi tak sekadar kebutuhan teknologi semata, namun juga mendukung pengembangan ekonomi bahkan bisa sampai ke ekonomi masyarakat.
Ia menyambut positif inisiatif seperti yang dilakukan Pegastore sebagai bagian dari ekosistem digital yang berkembang di DIY. "Kami butuh sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat agar transformasi digital berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tentu ini menjadi langkah strategis bagi dunia usaha untuk menciptakan peluang berbasis teknologi di wilayah DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD RI menemukan penurunan pendapatan pelaku UMKM saat meninjau Sensus Ekonomi BPS di Kota Jogja dan mendorong kebijakan tepat sasaran.
Kronologi temuan 995 senjata di yayasan sekolah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, kini diselidiki polisi bersama laporan dari pihak yayasan.
Maarten Paes tampil penuh saat Ajax mengalahkan Shelbourne 3-1 pada leg pertama kualifikasi Liga Conference. FC Twente menang 6-0.
Sedikitnya 100 imigran dilaporkan tewas dalam krisis migrasi di Ceuta. Spanyol meminta solidaritas Uni Eropa untuk mengatasi situasi tersebut.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.