57 Senjata Rakitan Konflik Adonara Diserahkan ke Polisi
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Ilustrasi. /freepik
JAKARTA—Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot mengumumkan bahwa duta besar Israel di Paris akan dipanggil setelah tentara Israel menembaki delegasi diplomatik di kamp pengungsi Jenin.
"Kunjungan ke Jenin, yang melibatkan salah satu diplomat kami, mendapat serangan dari tentara Israel. Ini tidak dapat diterima. Duta besar Israel akan dipanggil untuk memberikan penjelasan," tulis Jean-Noel Barrot di X, Rabu.
BACA JUGA: Manchester United Gagal Raih Juara Piala Europa
Ia menyuarakan dukungannya terhadap para personel Prancis di lapangan, yang bekerja dalam "kondisi yang menantang."
Pasukan Israel melepaskan tembakan untuk mengintimidasi delegasi diplomatik asing saat mereka tiba di pintu masuk kamp pengungsi Jenin di wilayah Tepi Barat yang diduduki, kata pejabat Palestina kepada Anadolu pada Rabu.
Delegasi itu beranggotakan para diplomat dari beberapa negara anggota Uni Eropa, Turkiye, Inggris, Rusia, China, India, Brasil, dan Jepang, serta perwakilan dari beberapa negara lain, sebut kantor berita resmi Palestina Wafa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.