Sidang Korupsi Kuota Haji, Dito Ungkap Raja Arab Tawarkan Tambahan Kuota Haji
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
Paus Fransiskus - Antara
Harianjogja.com, MOSKOW—Paus Fransiskus membuat kejutan dengan tampil di hadapan umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan, pada Minggu (6/4/2025).
Seperti dilaporkan RIA Novosti, yang masih dalam masa pemulihan dari pneumonia.
Pada Minggu, umat berkumpul untuk mengikuti Misa Yubileum bagi Orang Sakit dan Tenaga Kesehatan. Misa dipimpin oleh Uskup Agung asal Italia, Rino Fisichella.
Di akhir misa, Paus Fransiskus muncul di hadapan hadirin dengan duduk di kursi roda dan menggunakan selang oksigen melalui hidung untuk membantunya bernapas. “Selamat hari Minggu untuk semuanya, terima kasih banyak!” ujar Paus menyapa umat.
Sebelumnya, Paus Fransiskus terakhir kali tampil di hadapan publik pada 23 Maret lalu, saat ia muncul di balkon lantai empat Rumah Sakit Gemelli, Roma, sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Tim medis rumah sakit pada saat itu merekomendasikan terapi jangka panjang dan istirahat selama dua bulan.
Paus Fransiskus dirawat di rumah sakit sejak 14 Februari, dan didiagnosis menderita infeksi saluran pernapasan serta pneumonia ganda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dito mengaku lega usai bersaksi dalam sidang korupsi kuota haji. Ia menjelaskan kunjungan bersama Jokowi dan tawaran tambahan kuota haji.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.
Lima penerima bantuan RTLH Sleman mengundurkan diri sehingga Rp68 juta anggaran tidak terserap. Sebanyak 461 unit rumah tetap direhabilitasi.