PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Bus sekolah - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StocCake
Harianjogja.com, PROBOLINGGO—Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan dijadikan proyek percontohan untuk membantu warga dari keluarga kurang mampu.
Hal itu disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat silaturrahmi di kediaman pribadi Bupati Probolinggo Mohammad Haris di Kompleks Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (3/4/2025).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Subianto Panggil Menteri, Bahas Persiapan Sekolah Rakyat
"Program Sekolah Rakyat akan segera digulirkan di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo sebagai proyek percontohan," kata Mensos.
Menurutnya, program itu merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk membantu keluarga miskin dan mendorong kemajuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia mengatakan Sekolah Rakyat akan menyediakan fasilitas pendidikan mulai dari SD hingga SMA dengan kapasitas yang diharapkan mencapai 1.000 murid di setiap jenjang pendidikan.
"Sekolah itu akan difokuskan pada anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya program itu diharapkan keluarga miskin dapat bangkit dan meraih kesejahteraan,” ujar Mensos.
Mensos menjelaskan salah satu tujuan dari program itu adalah memuliakan keluarga miskin dan mendukung mereka menuju kesejahteraan. Dengan pendidikan yang lebih baik, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan Indonesia.
"Program Sekolah Rakyat itu akan dijalankan di seluruh Indonesia, dengan target satu kabupaten atau kota memiliki setidaknya satu sekolah rakyat. Dalam rangka merealisasikan program ini, Kementerian Sosial (Kemensos) mengharapkan dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Bupati Probolinggo," katanya.
Mensos mengatakan Kabupaten Probolinggo termasuk salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jatim, namun dengan adanya Program Sekolah Rakyat dan pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, diharapkan perekonomian lokal bisa berkembang dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
"Kami memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo dalam mempersiapkan konsep Sekolah Rakyat. Kami berharap Kabupaten Probolinggo dapat menjadi contoh dalam implementasi Program Sekolah Rakyat," tuturnya.
Sementara Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan pihaknya siap menjadi salah satu daerah prioritas untuk proyek Program Sekolah Rakyat karena telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan segera melanjutkan persiapan lainnya.
Ia menjelaskan Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah termiskin di Jawa Timur, sehingga hal itu menjadi salah satu atensi dari Mensos RI dan akan mendapatkan penanganan khusus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.