7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SEMARANG–Jalur fungsional Tol Solo-Jogja dibuka fungsional mulai hari ini atau Senin (24/3/2025). Pembukaan terbatas satu jalur Segmen Prambanan-Tamanmartani ini beroperasi dari pagi hingga sore sebagai alternatif pemecah kepadatan kendaraan di Gerbang Tol (GT) atau Exit Toll Prambanan.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmaf Luthfi, mengatakan rencana fungsional Tol Solo-Jogja masih sama seperti sebelumnya. Termasuk mengenai skenario penanganan arusnya juga tak ada perubahan maupun tambahan di hari pertama operasional ini.
“Fungsional mulai tanggal 24 Maret 2025. Operasional dan skenario juga masih sama. Jadi hari ini dimulai,” kata Luthfi seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng, Senin (24/3/2025).
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo Sumbang Nilai Investasi untuk Sleman
Secara umum, jalur fungsional Segmen Prambanan-Tamanmartani akan dibuka satu jalur, yakni Jalur B (kanan) sepanjang 6,7 kilometer dari Prambanan hingga Tamanmartani. Jalur ini difungsionalkan mulai dari pukul 07.00-17.00 WIB selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Hanya kendaraan golongan I yang diperbolehkan melintasi jalur fungsional ini. Sedangkan untuk melewati jalur fungsional ini, pengguna jalan harus tetap melakukan tapping kartu uang elektronik (e-money) meskipun nantinya tidak akan dilakukan pemotongan saldo alias gratis.
Adapun estimasi waktu tempuh Prambanan ke Tamanmartani via jalan arteri Jl. Solo-Jogja di momen lebaran bisa menghabiskan waktu hingga 30 menit. Maka, kehadiran jalur fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani ini mampu menghemat waktu 20 menit.
“Hari pertama kondisinya masih normal. [arus lalu lintas] belum signifikan,” bebernya.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Sonny Irawan, menyatakan bahwa Tol Solo-Jogja akan menjadi jalur utama bagi pemudik saat Lebaran 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, tiga gerbang tol (gate exit) akan dibuka guna mengurai kepadatan arus lalu lintas menuju Semarang dan Batang.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Polda Jateng menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan membuka tiga gerbang tol fungsional, yaitu:
• Gerbang Tol Polanharjo (Klaten)
• Gerbang Tol Klaten
• Gerbang Tol Prambanan
“Khusus untuk arus mudik, pengendara akan diarahkan keluar melalui gerbang tol di wilayah Yogyakarta. Kami juga akan mengoperasikan tiga gate tol, yakni Polanharjo, Klaten, dan Prambanan, untuk mengurai kepadatan,” papar Kombes Sonny pada Kamis (13/3/2025) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.