Lima Jodhang Hasil Bumi Warnai Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun UUK DIY
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pada acara Zilenial Jateng Fest Kampung Ramadan Pungkursari Kota Salatiga, Sabtu, 22 Maret 2025./ Ist
SALATIGA - Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendorong anak-anak muda menyelenggarakan festival kuliner UMKM di 35 kabupaten/kota. Hal itu menjadi simbiosis mutualisme bagi pemuda dan para pelaku UMKM di semua wilayah di Jateng.
Menurutnya, festival kuliner bakal mendongkrak perekonomian Jateng, khususnya pelaku UMKM. Lantaran semakin banyak calon pembeli yang datang ke lokasi, maka pendapatan pedagang bisa semakin besar. Selain makanan, hiburan musik dari anak-anak muda atau pertunjukan lain yang digelar bakal mejadi daya tarik tersendiri.
"Zilenial Jateng Fest ini jangan hanya di bulan Ramadan saja. Ini jadi role model, adakan juga di luar bulan puasa, karena akan mendukung pelaku UMKM di Jawa Tengah," kata Ahmad Luthfi usai membuka Zilenial Jateng Fest Kampung Ramadan Pungkursari Kota Salatiga, Sabtu, 22 Maret 2025.
Ia ingin anak-anak muda kategori usia zilenial menjadi tulang punggung kreativitas perekonomian ke depannya. Apalagi jumlah usia zilenial mendominasi di Jawa Tengah saat ini.
Di sisi lain, upaya meningkatkan level usaha mikro menuju kecil dan menengah menjadi prioritas Ahmad Luthfi. Bukan hanya sekali ini saja ia menekankan, melainkan telah disampaikan berulang kali saat kampanye Pilkada hingga mendorong penguatan di APBD Jawa Tengah.
Ia menekankan 4,2 juta pelaku UMKM di Jateng butuh dukungan kreativitas anak-anak muda saat ini. UMKM di sebutnya sebagai sektor yang tak kenal lesu. Meski terjadi pandemi beberapa waktu lalu, UMKM tetap bisa bertahan dan bahkan mulai tumbuh.
Untuk itu, selain mendorong festival kuliner UMKM, Ahmad Luthfi juga memberikan kemudahan permodalan melalui Bank Jateng. Program KUR dari Bank Jateng bisa diakses guna menambah kuantitas maupun kualitas produksi.
Pada kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga berkeliling menyapa pedagang dan memborong sejumlah makanan dan minuman.
Ketua Zilenial Jateng, Berty Dyah mengatakan, Zilenial Jateng Fest Kampung Ramadan itu bekerja sama dengan Kampung Pungkursari Salatiga. Kegiatan itu diselenggarakan karena kepedulian Generasi Zilenial untuk mengembangkan UMKM di Jateng. Targetnya akan diadakan kegiatan serupa di 35 kabupaten/kota di Jateng.
"Kami berharap kegiatan ini berdampak positif bagi warga, pedagang dan anak-anak muda Salatiga," harap Berty.
Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan mendukung kegiatan itu diselenggarakan di kota yang ia pimpin. Festival itu dinilai sebagai hiburan bagi masyarakat serta mendukung para pedagang kuliner di Salatiga
Sebagai indormasi, kegiatan yang diikuti 100 UMKM ini mengelar dagangan di sepanjang Jalan Langensuko Salatiga. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima jodhang berisi hasil bumi dari empat kabupaten dan satu kota di DIY diserahkan dalam Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK)
Kalibiru Kulonprogo kini sepi pengunjung. Dari puluhan ribu wisatawan per bulan, kini hanya sekitar 100 orang. Pengelola bahkan menjual aset.
Sejak diresmikan tahun lalu, Griya Batik Jogja mulai disiapkan sebagai ruang edukasi sekaligus promosi batik Jogja
September 2026 tidak memiliki tanggal merah dari libur nasional dan cuti bersama. Simak daftar hari Minggu dan tanggal penting sepanjang September.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Java United menjual tiket laga kandang Super League 2026/2027 mulai Rp15.000. Harga ini memecahkan rekor tiket termurah yang sebelumnya dipegang Persik.