Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Ngatikno (kiri) marbot asal Sleman salah satu penerima manfaat Program Marbot Berdaya Indosat di Yogyakarta, Senin (10/3/2025). ANTARA/Nur Istibsaroh
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk mendukung kesejahteraan penjaga masjid di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan Program Marbot Berdaya pada Ramadan 2025. Program ini memberikan modal usaha bagi 200 keluarga marbot di 58 lokasi, termasuk di DIY.
Salah satu penerima manfaat Program Marbot Berdaya adalah Ngatikno. Marbot Masjid Al-Amin di Sleman itu telah mengabdi sejak 1986. Ia mengaku terharu atas bantuan yang diberikan oleh Indosat.
“Menjadi marbot adalah amanah besar. Saya bertanggung jawab mulai dari membuka dan menutup masjid hingga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan ibadah. Dengan bantuan ini, saya bisa mengembangkan usaha warung saya sambil tetap menjaga dan merawat masjid," katanya.
BACA JUGA: Buka Bersama Forkopimda Jadi Ajang Curhat Warga Magelang
Program Marbot Berdaya tidak hanya memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga membuka peluang wirausaha bagi keluarga marbot. Indosat bekerja sama dengan anak perusahaannya Lintasarta, Artajasa, dan BDX serta lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) Indosat untuk mewujudkannya.
Fahd Yudhonegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison menegaskan bahwa program tersebut bertujuan memberdayakan para marbot agar lebih mandiri secara ekonomi.
"Kami percaya bahwa keberkahan terletak pada kepedulian sesama. Dengan program ini, kami ingin menciptakan peluang usaha berkelanjutan bagi marbot dan keluarganya,” jelas Fahd.
Selain program sosial, Indosat juga memastikan kelancaran komunikasi selama Ramadan melalui Unparalleled Network Services, yang didukung teknologi cognitive learning. Dengan jaringan yang andal, pelanggan bisa tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat, terutama menjelang Idul Fitri.
Indosat terus berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat melalui inisiatif nyata. Dengan memberdayakan marbot, diharapkan masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal. Ngatikno pun kini tak hanya menjaga masjid, tetapi juga mengembangkan usahanya berkat dukungan Indosat.
"Seluruh upaya yang kami lakukan selama Ramadan ini sejalan dengan tujuan besar Indosat dalam menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah ini," tutup Fahd.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.