Kondisi Paus Fransiskus Dikabarkan Masih Kritis

Newswire
Newswire Minggu, 23 Februari 2025 08:57 WIB
Kondisi Paus Fransiskus Dikabarkan Masih Kritis

Paus Fransiskus pada Rabu (1/1/2025) mendesak para pemimpin dunia untuk membatalkan utang negara-negara miskin, menurut laporan dari kantor berita resmi Vatikan. /ANTARA/Anadolu/py

Harianjogja.com, JAKARTA— Paus Fransiskus dikabarkan masih dalam kondisi kritis dan belum "terbebas dari bahaya". Hal itu berdasarkan laporan medis yang diterbitkan Kantor Pers Vatikan pada Sabtu (22/2/2025)

"Pagi ini, Paus Fransiskus mengalami masalah pernapasan akibat asma yang berkepanjangan, sehingga diperlukan pemberian oksigen beraliran tinggi," demikian menurut laporan tersebut.

BACA JUGA: Paus Fransiskus Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Menurut laporan, tes darah yang dilakukan pada Sabtu menunjukkan gejala trombostitopenia, yang terkait dengan anemia, yang penanganannya memerlukan transfusi darah.

Sri Paus masih dalam keadaan sadar dan menghabiskan waktunya duduk di kursi, namun ia dilaporkan "menderita lebih dari hari kemarin."

Paus Fransiskus mulai menerima perawatan medis di Rumah Sakit Agostino Gemelli, Roma, sejak Jumat pekan lalu (14/2) karena bronkitis yang kemudian menjadi pneumonia di kedua paru-parunya.

Pada Jumat (21/2) sore, ketua tim medis yang menangani Paus Fransiskus, Profesor Sergio Alfieri, menyatakan bahwa Sri Paus masih belum pulih namun dapat dipastikan tidak berada dalam kondisi yang membahayakan nyawa.

"Sri Paus masih belum keluar dari bahaya," kata Alfieri dalam konferensi pers di RS Agostino Gemelli. "Namun nyawanya tidak terancam," kata dia, menambahkan.

Alfieri menyatakan bahwa Paus mengalami infeksi paru-paru dan ancaman terbesarnya adalah terjadinya komplikasi infeksi, atau sepsis, pada darahnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online