Korupsi KONI Solo, Uang Rp355 Juta Disita Kejari
Kejari Solo menyita total Rp355 juta dalam kasus korupsi dana hibah KONI, penyidikan kini hampir rampung.
Sosok Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Mahendra bersama istri saat meninggalkan Kelenteng Sam Poo Kong, Rabu (29/1/2025)./JIBI-Solopos.com
Harianjogja.com, SEMARANG—Pesawat yang ditumpangi Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra dikabarkan mendarat darurat karena cuaca buruk Bandara Ahmad Yani Kota Semarang, Rabu (29/1/2025). Sebelumnya dia dijadwalkan bertolak dari Makassar ke Jakarta.
Daripada berdiam diri menunggu penerbangan, Yusril kemudian bergegas ke Kelenteng Sam Poo Kong. Kebetulan di lokasi tersebut ada berbagai kegiatan untuk merayakan tahun baru Imlek 2025. “Saya sebetulnya hanya mendarat darurat di Semarang, tadi kami terbang dari Makasar ke Jakarta. Karena cuaca buruk pesawatnya mendarat darurat di Kota Semarang,” kata Yusril kepada awak media, Rabu.
Yusril lantas menyampaikan bahwa dia cukup sering berkunjung ke Kelenteng Sam Poo Kong. Dia bahkan terkesan dengan sosok Laksmana Cheng Ho yang kebetulan penjelajah asal China tersebut jadi ikon Kelenteng Sam Poo Kong.
Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini bahkan pernah terlibat dalam pembuatan film Laksamana Cheng Ho pada 2014 silam. Saat itu, Yusril mengambil peran sebagai Admiral Zheng He. “Lokasi syutingnya memang enggak disini, tetapi di China dan Thailand. Tempat [Kelenteng Sam Poo Kong] tetap kami datangi dan kami pelajari sampai pembuatan film itu selesai,” terangnya.
Dalam perayaan Imlek tahun ini, Yusril secara khusus turut mendoakan para leluhur orang-orang Tionghoa. Khususnya sosok nakhoda Laksamana Cheng Ho, Wang Jing Hong yang dimakamkan di Kelenteng Sam Poo Kong.
BACA JUGA: Hambali Punya Banyak Paspor, Menko Yusril: Dia Tetap WNI
Lebih lanjut, Yusril mengenang sosok Wang Jing Hong merupakan seorang muslim. Dia memiliki peran penting dalam sejarah pelayaran sekaligus simbol toleransi di Kota Semarang.
“Kelenteng Sam Poo Kong menggambarkan tolerans. Dimana di masa lalu agama Islam dan Konghucu hidup berdampingan secara damai. Saya kira di masa-masa yang akan datang toleransi akan terus terjalin,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Kelenteng Sam Poo Kong, Mulyadi mengakui kehadiran Yusril tidak termasuk agenda pembukaan puncak perayaan Imlek. Namun kehadiran salah satu Menteri era Presiden Prabowo-Gibran menjadi sebuah kehormatan bagi Kelenteng yang berada di Kecamatan Semarang Barat tersebut.
“Saya rasa suatu kehormatan bagi destinasi wisata di Jawa Tengah seperti kami, dihadiri pejabat senior seperti Pak Yusril, ini suatu kehormatan,” tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Kejari Solo menyita total Rp355 juta dalam kasus korupsi dana hibah KONI, penyidikan kini hampir rampung.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).
Gempa kembar Venezuela tewaskan 920 orang dan ribuan luka. Kerusakan parah terjadi di La Guaira