Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Merayakan 40 Tahun hubungan sister province antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kyoto, Jepang, Bakpia Kukus Tugu Jogja meluncurkan varian terbaru, yakni Matcha dengan kemasan Doraemon Sabtu (26/1/2025).ist
Harianjogja.com, JOGJA –Menandai perayaan 40 tahun hubungan sister province antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kyoto, Jepang, yang telah terjalin sejak tahun 1985, Bakpia Kukus Tugu Jogja meluncurkan varian terbaru, yakni Matcha.
Kolaborasi ini menjadi simbol persahabatan yang harmonis antara dua wilayah yang kaya budaya. Sebab, produk ini memadukan kelembutan khas bakpia kukus dengan cita rasa autentik Matcha, yang berasal dari
Kyoto, Jepang, dan dikenal sebagai salah satu matcha terbaik di dunia.
BACA JUGA: Tingkatkan Harga Jual, Mahasiswa UNY Olah Salak Jadi Pie dan Susu
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menyoroti pentingnya hubungan sister province yang telah lama terjalin sebagai fondasi dari kolaborasi budaya seperti ini. “Jogja dan Kyoto telah menjalin hubungan sister province sejak 1985, dan selama 40 tahun ini kami telah belajar banyak satu sama lain, baik dalam seni, tradisi, maupun filosofi hidup," katanya saat di Store Resmi Bakpia Kukus Tugu Jogja Gondomanan, melalui siaran pers, Sabtu (26/1/2025).
Dia berharap, semangat inovasi dan kolaborasi, Bakpia Kukus Tugu Jogja dengan varian Matcha Jepang ini dapat terus memperkuat posisinya sebagai merek lokal yang membawa nilai budaya sekaligus inovasi modern. Kehadirannya tidak hanya mempercantik tampilan kemasan, tetapi juga mengajak konsumen untuk merasakan kehangatan cerita dan budaya yang menghubungkan Jogja dengan Kyoto.
"Ke depannya, kolaborasi yang inovatif ini juga bisa menjadi langkah awal dari berbagai kolaborasi lintas budaya lainnya di masa mendatang. Kehadiran Bakpia Kukus Tugu Jogja varian Matcha Jepang adalah salah satu contoh bagaimana hubungan ini bisa menginspirasi inovasi di berbagai sektor, termasuk kuliner,” ungkapnya.
BACA JUGA: 7 Rekomendasi Warung Makan Mie Ayam di Bantul
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pecinta kuliner dan penggemar Doraemon di Indonesia. Tak heran jika varian Matcha terjual ratusan box di hari pertama. Keunikan produk ini semakin diperkuat dengan kemasan eksklusif bergambar Doraemon, karakter legendaris Jepang yang disukai lintas generasi.
“Kami memilih menghadirkan Doraemon karena ia adalah simbol yang membawa kebahagiaan dan kedekatan bagi banyak orang. Harapannya karakter Doraemon bisa menjadikan varian ini tidak hanya menarik dari segi rasa tetapi juga visual,” kata Marketing Director Bakpia Kukus Tugu Jogja, Nanang Siswanto.
Kehadiran varian ini, katanya, mencerminkan semangat brand untuk terus bereksperimen dengan inovasi tanpa melupakan nilai lokal. Sebagai brand lokal, ia percaya bahwa inovasi adalah kunci untuk tetap relevan.
"Dengan menghadirkan varian Matcha Jepang, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi budaya dapat menciptakan sesuatu yang unik dan bermakna, tidak hanya dari segi rasa tetapi juga nilai cerita di baliknya. Produk ini adalah wujud apresiasi kami terhadap hubungan budaya yang kuat antara Jogja dan Kyoto,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.