Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tektonik dangkal yang mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur dan sejumlah daerah di Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2025) siang WIB, dipicu oleh adanya aktivitas subduksi lempeng pada zona megathrust.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Sabtu, mengatakan pusat gempa tersebut terletak di laut pada kedalaman 29 kilometer dengan koordinat 8.88° LS; 110.97° BT atau berjarak 79 kilometer dari arah barat daya Pacitan, Jawa Timur.
Gempa berkekuatan 4,9 magnitudo ini dirasakan beberapa saat di sejumlah wilayah dengan skala intensitas II-III MMI. Mulai di Jawa Timur (Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Karangkates, Malang) dan di Jawa Tengah (Klaten, Yogyakarta, Wonogiri, Sukoharjo, Surakarta).
Berdasarkan analisa sementara seismologis BMKG, kata dia, gempa tersebut adalah gempa dangkal yang dipicu adanya adanya aktivitas subduksi lempeng pada zona megathrust di laut barat daya Pacitan, Jawa Timur.
"Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata dia, seraya menambahkan hingga pukul 14.45 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu kali aktivitas gempa bumi susulan dan juga belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Tibet China, Tewaskan 126 Orang
Namun masyarakat diimbau waspada seraya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh dilaporkan oleh BMKG.
Hasil analisa tersebut bisa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring InfoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 31 Juli 2026 tersedia 12 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Palur hingga Yogyakarta.