Nasib MotoGP Qatar 2026 Belum Pasti, Keputusan Dibahas di Sepang
MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan pada November terancam batal di tengah konflik Timur Tengah. Keputusan terkait keselamatan dan logistik dibahas di Sepang
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, JOGJA— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (14/9/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa tercatat terjadi pada pukul 08.42.08 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada sekitar 156 kilometer tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.
Data tersebut menunjukkan gempa terjadi cukup jauh dari wilayah daratan Kabupaten Malang. Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi resmi dari BMKG menyusul kemungkinan adanya aktivitas gempa susulan.
Dalam informasi resminya, BMKG mencatat gempa berkekuatan M5,2 tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Status potensi tsunami juga telah ditetapkan sebagai tidak berpotensi tsunami.
“Telah terjadi gempa bumi mag:5.2, lokasi:156 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM, waktu:14-Sep-26 08:42:08 WIB, kedlmn:10 Km, gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI,” tulis BMKG dalam informasi resminya.
Dengan status tersebut, gempa yang terjadi pada Senin pagi tidak memicu peringatan tsunami dari BMKG. Informasi mengenai potensi tsunami menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat setelah terjadi gempa, terutama ketika pusat gempa berada di wilayah laut.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengabaikan informasi mengenai kemungkinan gempa susulan. Imbauan tersebut disampaikan agar masyarakat tetap waspada setelah gempa utama terjadi.
“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” kata BMKG.
Masyarakat yang berada di wilayah sekitar Malang dan daerah lain yang merasakan guncangan diimbau mengikuti informasi dari kanal resmi BMKG. Informasi terbaru dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran analisis kegempaan yang dilakukan BMKG. Data kejadian gempa bumi yang dipublikasikan BMKG mencakup sejumlah parameter, antara lain waktu kejadian, magnitudo, kedalaman, koordinat, wilayah terdekat dengan episenter, serta informasi mengenai potensi tsunami dan apakah gempa dirasakan masyarakat
Hingga informasi awal tersebut disampaikan, BMKG tidak menyatakan gempa M5,2 di tenggara Kabupaten Malang berpotensi tsunami. Masyarakat tetap diminta berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengutamakan informasi resmi ketika terjadi perkembangan baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan pada November terancam batal di tengah konflik Timur Tengah. Keputusan terkait keselamatan dan logistik dibahas di Sepang
Fenomena selebcat di tempat umum bisa meningkatkan kepedulian, tetapi interaksi berlebihan berisiko membuat kucing stres dan takut.
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Polisi menyelidiki kematian Ayudiah Rivana, atlet silat Semarang di Porprov Jateng 2026, setelah menjalani operasi patah jari tangan.
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.