Rusia Perketat Kerahasiaan Data Energi, Ini Informasi yang Dibatasi
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Foto ilustrasi makanan bergizi ideal. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa pemerintah melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM setempat dalam menyiapkan makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah.
Seusai meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN Cilangkap 5, Depok, Jawa Barat, Senin, dia menyampaikan bahwa penyusunan menu dalam Program Makan Bergizi Gratis disesuaikan dengan kekuatan UMKM di masing-masing daerah.
"Jadi, kalau memang di situ kekuatannya di peternakan ayam, maka yang diserap itu. Kalau memang ada peternakan sapi, maka yang diserap itu. Jadi, semuanya juga nanti kita lihat kearifan lokal dari sisi menu makanannya," kata Meutya.
BACA JUGA : Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari Ini, Begini Teknis MBG di Pesantren Bantul
Menurut dia, pemerintah sangat terbuka menerima masukan mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa sekolah. "Pemerintah sangat terbuka kepada masukan. Hari pertama ini kita akan lihat evaluasinya. Kalau ada yang terlupa-terlupa, nanti kita ingatkan SPPG-nya," katanya merujuk pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Pada hari pertama pelaksanaan Program MBG, Meutya meninjau penyediaan makanan bagi siswa di SDN Cilangkap 3 dan SDN Cilangkap 5 di Kota Depok. Dia menilai secara umum pelaksanaan Program MBG di Kota Depok berjalan dengan baik, mulai dari proses penyiapan, pengantaran, hingga pendistribusian makanan kepada para siswa.
"Mudah-mudahan ini menjadi kebaikan, kemanfaatan tidak hanya bagi adik-adik yang mendapat makan bergizi gratis atau MBG tapi juga bagi semua ekosistem yang membantu," katanya.
Badan Gizi Nasional (BGN) memulai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada Senin (6/1). Pelaksanaan program itu didukung oleh 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 26 provinsi, termasuk Aceh, Bali, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Gorontalo.
SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis juga tersedia di Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar panen raya jagung di Desa Binaan Imigrasi di Semin
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.