Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Transkip Perekam Suara Kokpit Segera Disusun

Newswire
Newswire Sabtu, 04 Januari 2025 22:27 WIB
Ungkap Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Transkip Perekam Suara Kokpit Segera Disusun

Otoritas Korea Selatan pada Minggu (29/12/2024) melaporkan bahwa 179 orang diduga tewas dalam kecelakaan pesawat di Bandara Internasional Muan, seperti diberitakan oleh media lokal./ANTARA

Harianjogja.com, JAKARTA—Para penyelidik akan menyelesaikan penyusunan transkrip perekam suara kokpit yang ditemukan dari reruntuhan pesawat Jeju Air yang jatuh di landasan pacu Bandar Udara Internasional Muan, Korea Selatan, pada 29 Desember 2024.

Badan Investigasi Kecelakaan Penerbangan dan Kereta Api di bawah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korsel diharapkan menyelesaikan penyusunan transkrip lengkap perekam suara kokpit, atau CVR.

BACA JUGA: Data Rekaman Kecelakaan Pesawat Jeju Air Bakal di Kirim ke AS untuk Dianalisa

Penyusunan transkrip lengkap CVR tersebut merupakan bagian dari penyelidikan terhadap kecelakaan yang menewaskan 179 dari 181 penumpang dan awak pesawat naas itu.

Rekaman tersebut mungkin menyimpan petunjuk tentang saat-saat terakhir kecelakaan kendati pihak kementerian tidak akan mengumumkannya ke publik sampai penyelidikan selesai.

Perekam data penerbangan, atau FDR, sedang dalam proses persiapan pengiriman ke Amerika Serikat untuk dianalisis, kata kementerian perhubungan.

Pesawat Jeju Air yang terbang dari Bangkok ke Muan mendarat darurat setelah panggilan mayday sebelum menabrak penghalang beton di ujung landasan pacu bandara dan terbakar.

Pejabat Korsel dan AS, termasuk produsen pesawat Boeing, telah berupaya mencari penyebab kecelakaan tersebut. Beberapa pihak menduga kecelakaan itu disebabkan oleh tabrakan burung, roda pendaratan yang rusak, dan penghalang beton.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online