Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Owner Skin Labora Ayu Maharani (kiri) saat mencoba menggunakan Skin Analyzer di sela grand opening cabang baru di jalan Cik Ditiro, Terban, Jogja, Sabtu (14/12/2024).ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Skin Labora membuka cabang pertama di Cik Ditiro, Terban, Jogja. Store baru ini juga dilengkapi dengan peralatan Skin Analyzer untuk mengetahui kondisi kulit wajah dan perawatan yang tepat tepat nan efektif.
Skin analyzer ini menggunakan teknologi analisis fotografi digital terbaru untuk membantu perawatan dan diagnosis kebutuhan kulit. "Jadi sebelum membeli produk skin care, sebaiknya menggunakan skin analyzer ini agar nanti diketahui kebutuhan kulitnya," kata Ayu Maharani, Owner Skin Labora di sela grand opening cabang baru di jalan Cik Ditiro, Terban, Jogja, Sabtu (14/12/2024).
Skin Labora Cik Ditiro merupakan cabang pertama yang dibuka setelah pada tahun lalu mereka resmi beroperasi di Jalan Mayjen Sutoyo, Mantrijeron, Jogja. Di sini, teknologi Skin Analyzer juga digunakan untuk melayani konsumen yang ingin mengetahui kondisi kulit wajah secara rinci dan akurat.
BACA JUGA: Cara Mengatasi Rambut Berminyak Agar Tidak Mengganggu Penampilan
Saat menggunakan skin analyzer, Ayu menyebut pelanggan tidak perlu membayar alias gratis. Dengan alat tersebut, pelanggan bisa memahami kebutuhan kulitnya. Dengan begitu, budget pengeluaran perawatan kulit bisa ditekan karena konsumen membeli sesuai dengan kebutuhan kulitnya. "Nanti hasilnya juga akan menjadi data base yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk membandingkan sesudah menggunakan skin care," katanya.
Ayu kemudian mempraktikan penggunaan skin analyzer tersebut. Dia meletakkan wajah di Skin Analyzer kemudian diproses dengan teknologi pencahayaan. Setelah kulit wajah terdeteksi maka data-datanya masuk ke aplikasi untuk dianalisis sebelum hasilnya muncul dilayar.
Dari hasil deteksi kondisi wajah, maka diproses lagi untuk mengetahui perawatan dan kosmetika yang cocok digunakan. Hasilnya akan direkomendasi secara otomatis setelah semua diketahui data-datanya.
"Alat ini bisa mendeteksi jenis kulit secara rinci, mulai dari data sensivitas kulit, tingkat kelembapan, kondisi pori-pori dan juga deteksi jangka panjang termasuk solusi perawatannya saat ini," kata Ayu.
BACA JUGA: Ingin Kulit Terlihat Segar? Lakukan 8 Langkah Perawatan Ini
Dia berharap Skin Labora semakin memperkuat misinya untuk memberikan solusi kecantikan yang terpercaya, edukatif, dan mudah diakses. “Kami ingin menjadi mitra dalam memahami dan merawat kesehatan kulit dengan produk-produk berkualitas serta layanan yang ramah dan profesional,” kata Ayu.
Store Manager Skin Labora Cik Ditiro, Novitasari mengatakan pihaknya menawarkan berbagai produk skincare dan make up lokal dan internasional, serta fasilitas tambahan seperti analisis kulit gratis yang dapat membantu pelanggan memahami kebutuhan kulit mereka.
Selama periode Grand Opening, pengunjung mendapatkan spesial diskon mendapatkan pada Sabtu dan Minggu, 14-15 Desember 2024 mulai pukil 09.00 – 22.00 WIB. “Promo Spesial Diskon hingga 70%. Diskon besar-besaran untuk produk-produk pilihan dan promo eksklusif yang hanya berlaku selama gand opening,” kata Novi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.