Capai Swasembada, Pemerintah Sebut 2,3 Juta Hektare Sawah Siap Digarao

Newswire
Newswire Kamis, 05 Desember 2024 21:27 WIB
Capai Swasembada, Pemerintah Sebut 2,3 Juta Hektare Sawah Siap Digarao

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (kiri) berada di kampung halamannya Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya akan menggarap lahan seluas 2,3 juta hektare sawah, sehingga bisa mencapai swasembada pangan yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.

Mentan mengatakan bahwa lahan yang akan digarap tersebut telah dipetakan dalam tiga bentuk, meliputi optimalisasi lahan sawah (Oplah) cetak sawah baru, dan normalisasi irigasi tersier, primer, dan sekunder daerah eksisting.

"Target kami Oplah 851 ribu hektare, cetak sawah 500 ribu hektare, kemudian eksisting di Pulau Jawa terbagi irigasi tersier, sekunder, primer itu satu juta hektare, total 2,3 juta hektare," kata Mentan, Kamis (5/12/2024).

Dia menyampaikan bahwa normalisasi irigasi tersier, primer, dan sekunder seluas satu juta hektare itu di daerah eksisting lebih didominasi di Pulau Jawa.

"Normalisasi irigasi yang dulu tanam tiga kali [selama musim tanam], tetapi karena salurannya tersumbat, kami perbaiki normalisasi sehingga bisa tanam kembali seperti sediakala, yaitu tiga kali. (Ini target) di 2025, persiapan sekarang, kami curi start," ujarnya.

Sementara itu, untuk cetak sawah baru, Kementerian Pertanian melakukan hal itu di wilayah timur Indonesia, seperti di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Mentan menuturkan, untuk memperkuat infrastruktur irigasi pada lahan intensifikasi dan ekstensifikasi demi mewujudkan swasembada pangan, pihaknya bersinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Mentan bersama Menteri PU Dody Hanggodo dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menggelar Rapat Koordinasi Irigasi bersama di Kantor Pusat Kementan Jakarta.

"Hari ini kami rapat koordinasi. Rapat bersama Kementerian PU, Kementerian Pertanian dengan Pak KSAD. Nah, kita sudah clear tugas masing-masing untuk mengakselerasi pencapaian swasembada seperti arahan Bapak Presiden Republik Indonesia (Prabowo Subianto)," tuturnya.

Amran meyakini, dengan adanya sinergi lintas sektor dalam melakukan optimalisasi lahan rawa, cetak sawah baru dan normalisasi irigasi tersier, primer maupun sekunder di daerah eksisting, maka produksi beras dalam negeri akan naik atau bertambah. "Yang penting produksi pasti bertambah, itu sudah pasti," kata Mentan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online