Persija Bangkit dari Tertinggal, Tahan Imbang Port FC 2-2
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
Foto ilustrasi judi online - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA— Judi online disebut sebagai “anak haram” dunia digital yang kian mengancam generasi muda Indonesia. Untuk itu dibutuhkan banyak program untuk mengatasinya.
Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Astro Niam Sholeh menegaskan bahwa rendahnya literasi digital dan minimnya lapangan kerja menjadi penyebab utama anak muda mudah terjebak dalam praktik ini.
BACA JUGA: Program Layanan Rehabilitasi Pecandu Judi Online dan Game Online Diperluas
“Transformasi masyarakat dari konvensional ke digital tidak dibarengi dengan literasi yang memadai. Banyak anak muda terjerat judi online karena ketidaksengajaan, iseng, atau tergiur ekonomi,” kata Niam secara daring, Sabtu (30/11/2024).
Merujuk pada data PPATK, sekitar satu juta pemain judi online adalah pelajar dan mahasiswa dan mayoritas melakukan transaksi kecil di bawah Rp100 ribu, tetapi akumulasi transaksinya mencapai miliaran rupiah.
Ia menjelaskan bahwa anak muda sering kali tergiur janji penghasilan besar dari judi online, beberapa bahkan terlibat sebagai admin atau pengembang platform judi, seperti kasus pemuda 23 tahun di Sumatera Barat yang menjadi pengembang situs judi dengan penghasilan Rp200 juta per bulan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Kemenpora berfokus pada peningkatan literasi digital dan penciptaan alternatif kegiatan positif bagi pemuda yang mendorong anak muda untuk memanfaatkan teknologi digital secara produktif.
“Melalui program ini, anak-anak muda bisa belajar menjadi konten kreator, YouTuber, atau mengembangkan kreativitas digital lainnya. Misalnya, dalam program Jumat Ngoprek Digital (Jumandi), mereka didampingi untuk membuat konten berbasis ekonomi kreatif,” ujar Niam.
Selain itu, Kemenpora menggelar lomba kreativitas berbasis digital, pelatihan akses permodalan, dan sesi inspirasi sukses. Dengan membangun literasi digital dan memberikan ruang kreatif, diharapkan anak muda bisa mengalihkan energinya ke hal-hal positif yang produktif.
Kemenpora juga berharap anak muda yang terlibat dalam program-program ini bisa menjadi agen perubahan bagi komunitasnya dan menginspirasi sekitar untuk menjauhi hal-hal destruktif seperti judi online.
Melalui berbagai upaya ini, Kemenpora optimistis langkah-langkah promotif dan preventif dapat mengurangi dampak negatif dari judi online, khususnya di kalangan generasi muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.