Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Minggu (18/4/2021). /ANTARA-Andi Firdaus
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan deteksi kasus Tuberkulosis (TBC) menjadi langkah pertama yang perlu dilakukan dalam rangka mengakhiri atau mengeliminasi penyebaran penyakit tersebut.
"Langkah yang nomor satu sama seperti penyakit menular lain, itu harus ditemukan dulu. Dari satu juta [kasus TBC] yang ditemukan cuma 400 ribu. Mereka kan menular sifatnya, kalau gak ditemukan kayak COVID-19 dia lari ke mana mana," kata Menkes Budi saat ditemui usai menghadiri upacara Hari Kesehatan Nasional ke-60 di Kantor Kemenkes, Jakarta, pada Selasa.
TBC merupakan pandemi terbesar di dunia, yang sampai sekarang belum tertangani sepenuhnya, dimana penyakit ini telah menyebabkan kematian bagi lebih dari satu miliar jiwa dalam 200 tahun terakhir. Oleh karena itu ia menegaskan bahwa TBC harus dapat diidentifikasi dan dideteksi di seluruh jaringan fasilitas kesehatan.
"Saya ingin memastikan bahwa TBC sebagai penyakit menular itu harus bisa diidentifikasi, diskrining, didiagnosa oleh seluruh jajaran fasilitas kesehatan kita," ucap Menkes.
Pada tahun 2023, kata dia, ditemukan sebanyak 800 ribu kasus TBC dan Kemenkes pada tahun ini menargetkan upaya deteksi bisa menemukan 900 ribu kasus.
Inovasi pada obat-obatan TBC yang dikembangkan saat ini memungkinkan penderitanya bisa melewati masa terapi dalam jangka waktu lebih pendek untuk mencapai sembuh total, dimana pengobatan saat ini sudah bisa diselesaikan dalam empat sampai enam bulan.
"Kemarin saya baru acara di Bali ini ada kongres TBC besar, itu dicoba untuk TBC obatnya bisa ditekan ke satu bulan karena masalah TBC itu orang gak sabar mesti minum obat," ujar Menkes.
Melalui deteksi kasus TBC serta serta pengobatan yang berkelanjutan, maka angka kasus atau prevalensi TBC bisa ditekan. Menkes Budi juga mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia aktif terlibat dalam uji klinis fase ketiga vaksin TBC sehingga ditargetkan vaksin tersebut bisa selesai dikembangkan sebelum tahun 2029.
"Indonesia juga sekarang sedang aktif melakukan clinical trial fase tiga untuk vaksin TBC di lima center di Indonesia dan diharapkan Indonesia bisa berperan aktif menyelesaikan vaksin TBC baru ini sebelum tahun 2029," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.