Israel Minta PBB Tarik Pasukan Perdamaian UNIFIL dari Lebanon

Annisa Nurul Amara
Annisa Nurul Amara Senin, 14 Oktober 2024 14:47 WIB
Israel Minta PBB Tarik Pasukan Perdamaian UNIFIL dari Lebanon

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengajukan permohonan langsung kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres untuk menarik pasukan penjaga perdamaian PBB atau UNIFIL dari Hizbullah di Lebanon Selatan.

Hal tersebut disampaikan Netanyahu dalam video keterangan resminya berdurasi hampir tiga menit pada Minggu (13/10/2024).

“Sudah waktunya bagi Anda untuk menarik UNIFIL dari benteng pertahanan Hizbullah dan dari zona pertempuran,” tuturnya.

Menurut dia, IDF atau Israel Defense Forces telah meminta berulang kali hal tersebut dan selalu ditolak. Penolakan ini, lanjutnya, membahakayan di Hizbullah dan prajurit Israel.

Netanyahu mengatakan turut menyesalkan terjadinya cedera atau kesakitan bagi prajurit UNIFIL, tetapi cara paling sederhana saat ini adalah dengan menarik mereka dari zona bahaya.

“Tuan Sekretaris Jenderal, keluarkan pasukan UNIFIL dari bahaya. Ini harus dilakukan sekarang juga, segera,” katanya.

BACA JUGA: Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan 2.255 Orang Sejak 8 Oktober 2023

Lebih lanjut, Netanyahu memandang bahwa beberapa pemimpin Eropa memberikan kritikan di tempat yang salah.

Alih-alih mengkritik Israel, mereka harusnya mengarahkan kritik pada Hizbullah karena menggunakan UNIFIL sebagai “tameng manusia”, sama halnya Hamas di Gaza yang menggunakan UNRWA.

Dia juga menyatakan Israel akan lebih bertekad dari sebelumnya untuk memastikan masa depan bangsanya untuk mengalahkan musuh-musuhnya.

“Kami lebih bertekad dari sebelumnya untuk mengalahkan musuh-musuh kami,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online