Tiket Piala Dunia 2026 Bisa Tembus Rp52 Juta, FIFA Dikritik
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Bendera Israel. Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Belgia memperketat sikap politiknya dengan melarang seluruh ekspor dan transit senjata menuju Israel sejak 22 Januari 2026.
Keputusan tersebut, sebagaimana dilaporkan Anadolu, merupakan kebijakan federal yang bersifat mengikat dan tidak memberikan pengecualian apa pun. Seluruh penerbangan yang mengangkut kargo militer ke Israel kini dilarang melintas di wilayah udara Belgia, terlepas dari negara asal pesawat tersebut.
Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prevot, menjelaskan bahwa kebijakan ini terdiri dari dua pilar utama. Pertama, pelarangan total ekspor langsung senjata dan perlengkapan militer ke Israel. Kedua, penutupan jalur transit udara bagi pesawat yang membawa muatan persenjataan menuju negara tersebut.
Prevot menegaskan langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepatuhan Belgia terhadap hukum internasional dan komitmen untuk tidak terlibat secara tidak langsung dalam eskalasi konflik bersenjata. Pemerintah Belgia, menurutnya, berkewajiban memastikan bahwa wilayah kedaulatan negara tidak dimanfaatkan untuk memperburuk krisis kemanusiaan.
Aturan baru ini secara khusus dirancang untuk menutup celah hukum yang sebelumnya memungkinkan pengiriman senjata melalui mekanisme “transit tanpa henti”. Dalam skema tersebut, pesawat kargo militer hanya melintas tanpa proses bongkar muat, sehingga tidak terjangkau pengawasan ketat otoritas Belgia.
Untuk menjamin efektivitas kebijakan, otoritas bea cukai Belgia bersama badan SPF Mobilitas dan Transportasi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penerbangan yang dicurigai membawa perlengkapan militer. Maskapai penerbangan kini diwajibkan menyerahkan dokumen rinci terkait jenis muatan, tujuan akhir, dan rute penerbangan.
Embargo ini juga membawa implikasi besar terhadap tata kelola internal Belgia. Secara konstitusional, izin ekspor senjata berada di bawah kewenangan pemerintah daerah, sementara urusan transportasi dan transit menjadi tanggung jawab pemerintah federal. Dengan diberlakukannya larangan federal, seluruh izin ekspor senjata yang telah dikeluarkan pemerintah daerah otomatis kehilangan efektivitasnya.
Di tingkat internasional, langkah Belgia dipandang sebagai sinyal politik yang kuat, baik di lingkup Uni Eropa maupun global. Kebijakan ini menambah tekanan diplomatik terhadap Israel di tengah konflik Gaza yang terus berlanjut sejak Oktober 2023.
Sejumlah pengamat menilai keputusan tersebut berpotensi memicu perdebatan serius di internal Uni Eropa terkait penyelarasan kebijakan ekspor senjata ke wilayah konflik. Seusai pengumuman resmi ini, pengamanan dan pengawasan di bandara-bandara internasional Belgia dilaporkan telah diperketat untuk memastikan embargo berjalan tanpa pelanggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.