19 WNA Love Scammer Diciduk di Tangerang, Modus Terbongkar
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Anak usaha Badan Pengelola Keuangan Haji, BPKH Limited, menggandeng Sidra Capital untuk bekerjasama dalam mengelola aset-aset hotel yang menjadi underlying Real Estate Investment Trust Fund di Arab Saudi. Pengelolaan hotel tersebut keuntungannya untuk kepentingan jemaah haji Indonesia. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Anak usaha Badan Pengelola Keuangan Haji, BPKH Limited, menggandeng Sidra Capital untuk bekerjasama dalam mengelola aset-aset hotel yang menjadi underlying Real Estate Investment Trust Fund di Arab Saudi. Pengelolaan hotel tersebut keuntungannya untuk kepentingan jemaah haji Indonesia.
"Setelah kami berhasil bekerjasama dengan pengelola hotel Hilton di Makkah dan pengelola Hotel Al-Anshar Golden Tulip di Madinah, kami sudah siap untuk menjadi pengelola hotel untuk jemaah haji dan umrah," ujar Direktur BPKH Limited Sidiq Haryono dilansir Antara, Rabu.
Dalam kerja sama ini Sidra Capital berperan sebagai fund manager yang akan menghimpun dan mengelola dana dari investor untuk mengembangkan aset produktif. BPKH Limited dipercaya untuk mengelola aset produktif tersebut berupa hotel di Makkah, Madinah, dan Jeddah untuk meningkatkan layanan kepada jamaah haji dan umrah baik dari Indonesia maupun negara lain.
"Dengan sinergi bersama Sidra Capital, kami mengajak investor dari Indonesia maupun negara lain untuk berpartisipasi mewujudkan akomodasi hotel bagi jamaah haji dan umrah dengan layanan dan nuansa khas Indonesia dengan harga yang lebih baik," kata Sidiq.
Sidra Capital adalah perusahaan Fund Manager Syariah yang memiliki lisensi resmi dari Otoritas Pasar Modal Saudi Arabia (CMA). Sidra Capital didirikan pada tahun 2009 dan berkantor pusat di Jeddah, Saudi Arabia, yang juga memiliki kantor di Riyadh, London, Dubai, dan Singapura.
Aset kelolaan Sidra saat ini mencapai 15,5 miliar riyal Saudi atau setara Rp62 triliun yang sebagian besar pengelolaan dananya dialokasikan pada sektor real estate.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah menyatakan BPKH mendukung langkah anak perusahaannya di Arab Saudi dalam upaya penyediaan dan operasional lima hotel di Makkah, Madinah, dan Jeddah.
"Dengan tambahan lima hotel yang dikelola BPKH Limited, diharapkan kualitas pelayanan akomodasi bagi jamaah haji dan umrah dapat lebih optimal dan nilai manfaat keuangan haji akan terus meningkat," kata Fadlul.
BPKH Limited yang berdiri tanggal 16 Maret 2023 dan berkantor di Mawasim Tower Mekkah, telah melakukan berbagai terobosan bisnis dan investasi. Seluruh keuntungan usaha akan menjadi peningkatan nilai manfaat bagi keuangan haji dan digunakan sepenuhnya bagi kepentingan jamaah haji Indonesia.
Tercatat pada tahun 2024 ini, BPKH Limited telah melakukan kontrak Allotment atas dua hotel di Makkah dan Madinah, setelah sebelumnya pada musim haji 1445 H telah mengelola 71 unit restoran dan kantin pada hotel jamaah haji Indonesia di Makkah, bekerja sama dengan pelaku UMKM diaspora Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.