Honda Terseret Kerugian Rp45,9 Triliun Akibat EV
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA—Topan Yagi melanda Myanmar sejak sepekan lalu. Hingga Sabtu (21/9/2024) waktu setempat, tercatat jumlah korban bertambah menjadi 384 orang dan 89 lainnya dinyatakan hilang.
Terjangan Topan Yagi lebih dari sepekan lalu di Vietnam, Laos, Thailand, dan Myanmar menimbulkan banjir dan tanah longsor yang menghancurkan dan merenggut ratusan nyawa di kawasan tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, junta Myanmar mengatakan bahwa banyak wilayah, termasuk negara-negara bagian Kayah dan Kayin, terdampak parah. Jalan, jembatan, permukiman, dan sekolah dilaporkan rusak.
BACA JUGA: Topan Yagi di Myanmar Tewaskan 163 Orang
Pemimpin junta Jenderal Min Aung Hlaing mengunjungi daerah terdampak untuk mengawasi upaya penyelamatan, bantuan, dan rehabilitasi.
PBB memperkirakan bahwa hingga 887.000 orang di Myanmar terdampak oleh topan tersebut.
Badan kemanusiaan PBB melaporkan bahwa daerah-daerah terdampak paling parah mengalami kehancuran luar biasa, di mana permukiman, barang pribadi, sumber air, dan infrastruktur listrik mengalami kerusakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.