Matangkan Persiapan Muktamar ke-34, PBNU Perkuat Konsolidasi
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Jumlah penduduk muslim di Indonesia mencapai 236 juta jiwa. Sebagai negara dengan mayoritas beragama Islam, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menekankan pentingnya pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Jokowi mengatakan bahwa pemerintah tak ingin bahwa peluang besar itu lepas dan direbut potensinya oleh negara-negara lain. "Ini sebuah market besar, pasar besar, potensi besar, yang harus kita pikirkan agar peluang yang ada tidak lepas ke negara yang lain,” ujarnya.
BACA JUGA: Luruskan Isu Soal Ekspor Pasir Laut, Jokowi: yang Diekspor Sedimen yang Mengganggu
Hal ini disampaikannya usai meresmikan Kawasan Indonesia Islamic Financial Center (IIFC) dan Kantor FIBA Indonesia di Menara Danareksa Jakarta, Selasa (17/9/2024).
"Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Langkah ini harus diikuti dengan penguatan ekosistem ekonomi syariah serta menyiapkan pelaku industri halal yang profesional," kata Presiden Ke-7 RI itu.
Apalagi, orang nomor satu di Indonesia itu juga menyoroti pertumbuhan signifikan dari industri keuangan syariah di Indonesia. Misalnya, bahwa aset bank syariah tumbuh 9,07%, sementara aset bank nasional tumbuh 8,9%. Dana pihak ketiga (DPK) bank syariah juga tumbuh 10,41%, sedangkan bank nasional 8,43%.
“Saya kira apa, potensi besar ekonomi syariah ini betul-betul harus secara detail dilihat, baik yang berkaitan dengan ekosistem industri syariah, ekosistem ekonomi syariah, kemudian dukungan kepada fesyen muslim, perniagaan halal, industri makanan dan minuman halal, dan wisata halal," ucapnya.
Oleh sebab itu, Jokowi menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan potensi besar bagi Indonesia untuk menjadi barometer perbankan syariah tidak hanya di tingkat nasional, tetapi Asia dan dunia. Dia juga berharap bank syariah di Indonesia mampu bersaing secara global dengan manajemen yang modern, profesional, dan kompetitif.
Kawasan IIFC pun diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ekosistem ekonomi syariah dan mendukung berbagai industri halal. Mulai dari busana muslim, wisata halal, hingga industri makanan dan minuman halal. “Ini akan terdukung semuanya sehingga potensi yang ada tidak lepas lari ke kawasan lain atau ke negara yang lain,” pungkas Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PBNU terus mematangkan persiapan Muktamar ke-34, Munas dan Konbes dijadwalkan Juli-Agustus 2026.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.