Bentrokan di Jalan Tambak Tewaskan Satu Orang Dipicu Cekcok
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA– Penunjukan artis menjadi ketua tim sukses pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah merupakan cara instan meraih popularitas di Pilkada 2024.
Pengamat politik Hendri Satrio menyampaikan pernyataan tersebut untuk merespons penunjukan Raffi Ahmad sebagai ketua timses pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah di Pilkada Banten, dan Cak Lontong untuk pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta.
BACA JUGA: Pendaftaran KPPS untuk Pilkada 2024 Dibuka 17 September 2024, Ini Syarat dan Honornya
“Ya tentu ini jalan pintas agar pasangan tersebut bisa cepat populer, dan dikenal oleh masyarakat. Apalagi sekarang siapa yang tidak kenal Raffi Ahmad, kan?” kata pria yang akrab disapa Hensat dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (13/9/2024)
Selain cara instan, dia menjelaskan bahwa penunjukan artis jadi ketua timses menggambarkan calon kepala dan wakil kepala daerah membutuhkan cara lebih mudah untuk mengumpulkan massa pendukung.
“Artis juga diharapkan bisa membantu pengumpulan massa lebih mudah, serta bisa mendorong figur publik lain untuk membantu menaikkan popularitas calon yang akan dimenangkan”, ujarnya.
Walaupun demikian, dia mengatakan bahwa penunjukan artis tersebut hanya dapat meningkatkan popularitas, terutama di media sosial, bukan elektabilitas peserta pilkada.
Lebih lanjut, dia menyarankan agar para artis yang menjadi ketua timses sebaiknya harus mengerti harapan dan cita-cita masyarakat daerah tersebut.
“Jadi ketua timses itu enggak gampang, misalnya Raffi Ahmad di Banten, dia harus bisa mengerti juga harapan dan cita-cita masyarakat Banten itu apa, sehingga dia tahu bagaimana cara-cara yang bisa ditempuh untuk memenangkan hati masyarakat Banten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.