Harga Ayam Ras Melonjak, Mentan Bongkar Ulah Distributor Nakal
Bapanas bongkar praktik distributor nakal yang ambil untung 30% hingga harga ayam ras melonjak. Mentan minta polisi tindak tegas pelaku pidana pangan.
Judi online - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membeberkan nasib aplikasi perpesanan Telegram yang terancam diblokir. Adapun, belum lama ini pemilik Telegram Pavel Durov ditangkap di Prancis.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan ancaman pemblokiran itu lantaran Kemenkominfo telah memberikan surat peringatan sebanyak dua kali ke Telegram imbas adanya temuan konten judi online dan pornografi.
“Telegram sudah kita beri peringatan hampir dua kali, karena dia juga banyak melakukan atau platform-nya memfasilitasi bukan hanya perjudian, tetapi juga pornografi,” kata Budi dalam acara Deklarasi Pemberantasan Judi Online di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (28/8/2024).
BACA JUGA : Lokasi Peladen di Luar Negeri Sulitkan OJK Berantas Pinjol Ilegal
Budi menyampaikan bahwa saat ini Kemenkominfo belum bisa memblokir Telegram. Sebab, masih harus menunggu kajian dari tim Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo. “Jika mana ada kajian yang sudah menurut saya cukup, kami akan melakukan langkah-langkah yang bijaksana dan tegas. Kami selesaikan secara kekeluargaan sesuai hukum ruang digital Indonesia,” ujarnya.
Sayangnya, Budi enggan memberikan tanggal pasti akan nasib Telegram ke depannya di tangan Kemenkominfo. “Kalau saya sih maunya sekarang [Telegram ditutup], tetapi kan tim mesti kaji dulu,” katanya.
BACA JUGA : Biar Tak Salah Sasaran Tilang Keliling, Masyarakat Diminta Blokir Kendaraan yang Dijual
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo, Prabu Revolusi, menuturkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemantauan (monitoring) terhadap Telegram, melalui kajian yang dilakukan Aptika.
“Kami punya mesin untuk melihat bagaimana progresnya, untuk melakukan tindakan itu [pemblokiran] kan karena kita negara hukum harus punya dasar kajian, kita nggak bisa sembarangan tiba-tiba tutup begitu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bapanas bongkar praktik distributor nakal yang ambil untung 30% hingga harga ayam ras melonjak. Mentan minta polisi tindak tegas pelaku pidana pangan.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.