Jokowi Bilang Bangun IKN Bukan Perkara Mudah, Tidak Semua Negara Mampu

Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi Senin, 12 Agustus 2024 10:57 WIB
Jokowi Bilang Bangun IKN Bukan Perkara Mudah, Tidak Semua Negara Mampu

Presiden Joko Widodo memimpin sidang paripurna perdana bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo memimpin sidang kabinet perdana bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Garuda, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024) pagi.

Dalam sambuannya di sidang itu Jokowi mengakui bahwa membangun ibu kota baru bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu, pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara perlu dilanjutkan demi mengukir sejarah baru di masa depan.

“IKN adalah sebuah kanvas yang mengukir masa depan dan tak semua negara memiliki kesempatan memiliki kemampuan untuk membangun ibu kotanya yang dimulai betul-betul dari nol,” kata Jokowi saat membuka sidang kabinet perdana di IKN, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Senin (12/8/2024).

Jokowi memastikan, pembangunan IKN akan membawa Indonesia ke kondisi yang lebih baik. Dia juga berjanji akan menjadikan IKN kota yang ramah lingkungan berkonsep forest city bukan menjadi kota beton atau kota kaca.

Pada saat yang sama, Jokowi menekankan wacana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara bukan hanya masalah pemindahan fisik semata. Dirinya menyerukan masyarakat Indonesia untuk dapat sepaham bahwa perlu ada perubahan pola pikir yang diikuti di dalamnya.

“Pemindahan ke IKN itu juga sudah sering saya sampaikan bukan pindah fisiknya yang penting. Tapi pindah pola pikir kita, pindah mindset kita,” tegasnya.

Di samping itu, untuk terus mendukung keberlanjutan pembangunan IKN, Presiden Jokowi juga hari ini dijadwalkan untuk menggelar groundbreaking IKN tahap 7.

BACA JUGA: Prabowo Tegaskan Bakal Lanjutkan Proyek IKN

Rencana groundbreaking sejumlah proyek investasi swasta di IKN oleh Presiden Jokowi dikonfirmasi oleh Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

"Presiden akan kembali berkantor di IKN selama beberapa hari ke depan. Presiden diagendakan untuk melakukan sidang kabinet paripurna pertama di IKN dan melakukan peletakan batu pertama [groundbreaking] sejumlah infrastruktur pendukung di IKN," kata Yusuf dalam keterangan tertulis, Minggu (11/8/2024).

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, menjelaskan groundbreaking investasi tahap 7 ini bakal diikuti oleh 4 investor, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Intiland Development Tbk. (DILD), Royal Golden Eagle (RGE), serta Swissbell.

Kemudian, pada hari yang sama pemerintah juga bakal melakukan groundbreaking pembangunan Istana Wakil Presiden di IKN yang rencananya juga akan dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Iya, ini lagi dibicarakan tentang rencana groundbreaking-nya dengan Wapres juga. 12 [Agustus] sesudah sidang kabinet paripurna," kata Endra saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Rabu (7/8/2024).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online