Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Petugas PLN berfoto dengan latar solar cell di Karimunjawa./Istimewa
JOGJA—Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI, PT PLN (Persero) sukses menerangi pulau-pulau di Karimunjawa dengan energi baru terbarukan (EBT). Saat ini, Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk di wilayah Kepulauan Karimunjawa telah disuplai listrik EBT dari solar cell yang dioperasikan oleh PLN.
Ketiga pulau tersebut kini mendapatkan pasokan listrik dari tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total daya 182 Kilo Watt Peak (KWP) yang menyuplai 602 Rumah Tangga (RT). Ke depan, PLN akan menambah unit solar cell untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di pulau-pulau tersebut.
PLN menerima hibah operasional PLTS dan PLTD dari Pemkab Jepara di tiga pulau ini pada 2022. Sejak penyerahan tersebut, operasional kelistrikan di Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk telah ditangani oleh PLN.
PLN juga telah menambah kapasitas pembangkit dan asesmen operasional untuk memperkuat kelistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan saat ini kelistrikan Pulau Parang, Genting dan Nyamuk disuplai dengan PLTS dengan metode off grid, yaitu suplai utama dari PLTS dan backup suplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebesar 230 Kilo Watt (KW).
"Karimunjawa saat ini telah menjadi sebuah proyek kami untuk membudayakan energi baru terbarukan, dengan suplai sinar matahari yang melimpah, wilayah Pulau Parang, Genting dan Nyamuk dirasa sangat cocok untuk implementasi PLTS ini. Ke depan kami akan kembali membangun unit PLTS tambahan untuk mencukupi kebutuhan Kepulauan Karimunjawa,” kata Soffin dikutip dari siaran resminya, Kamis (8/8/2024).
Soffin berharap Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk yang berada di wilayah Kepulauan Karimunjawa dapat terlistriki dengan andal sehingga ke depan dapat menjadi destinasi wisata baru yang mendorong perekonomian masyarakat.
Selain Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk, sebelumnya PLN juga telah melistriki Pulau Karimunjawa yang merupakan pulau utama dan terbesar di gugusan Kepulauan Karimunjawa.
Di tangan PLN, pulau tersebut telah menyala 24 jam non-stop sejak 2017 melalui PLTD Legon Bajak berkapasitas 2 x 2,2 Mega Watt (MW).
Wilayah Kepulauan Karimunjawa saat ini telah terkenal sebagai destinasi wisata populer yang dikunjungi baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan di Lebaran tahun 2024 ini, total lebih dari 1.000 wisatawan berkunjung per harinya.
Eko Susanto, selaku Sekretaris Desa Parang, menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang telah memberikan dukungan kelistrikan untuk mendukung kemajuan pariwisata Karimunjawa.
"Sebagai perwakilan masyarakat Desa Parang, saat ini pulau kami bisa menikmati listrik dari PLTS yang dioperasikan oleh PLN. Dengan pembangkit yang ramah lingkungan, semoga dapat mendukung iklim pariwisata di Kepulauan Karimunjawa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Karimunjawa.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21
KAI merespons penetapan tersangka masinis Argo Bromo Anggrek dan menindaklanjuti enam rekomendasi keselamatan dari KNKT.