Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Kebakaran hebat yang dipicu oleh roket yang diluncurkan dari Lebanon oleh kelompok militan Hizbullah membakar lokasi yang disebut sebagai Kiryat Shmona, Israel, dekat perbatasan dengan Lebanon, Senin (3/6/2024)./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Hizbullah mulai beraksi menembakkan puluhan roket ke area permukiman Beit Hillel di Israel utara. "Perlawanan Islam, Hizbullah, memasukkan permukiman baru Beit Hillel dalam jadwal penembakannya dan menembakkan puluhan roket Katyusha ke sana untuk pertama kalinya," kata Hizbullah, Minggu (3/8/2024), melansir Sputnik.
Dalam sebuah pernyataan resmi, gerakan penembakan itu dilakukan sebagai tanggapan atas serangan oleh tentara Israel terhadap permukiman di Lebanon Selatan. Situasi konflik di perbatasan Israel-Lebanon telah meningkat sejak dimulainya aksi militer Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
Tentara Israel dan pejuang dari Hizbullah saling tembak setiap hari di daerah-daerah di sepanjang perbatasan.
Menurut Kementerian Luar Negeri Lebanon, sekitar 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Lebanon selatan karena serangan dari Israel.
Pihak Israel melaporkan bahwa sekitar 80.000 penduduk di wilayah utara yang mereka duduki mendapati situasi serupa. Memanasnya serangan antara kedua negara tersebut membuat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut meminta Warga Negara Indoneisa (WNI) untuk keluar dari Lebanon sementara waktu.
Pihak Kedubes menegaskan bahwa imbauan tersebut dikeluarkan mengingat perkembangan situasi keamanan di Lebanon tidak menunjukan perbaikan. "Kami mengimbau seluruh WNI di Lebanon untuk memastikan sudah memproses Lapor Diri kepada KBRI Beirut dan mempertimbangkan untuk dapat keluar dari Lebanon untuk sementara waktu secara mandiri selama layanan penerbangan komersial masih tersedia," katanya, dalam keterangan resmi KBRI Beirut, pada Rabu (31/7/2024).
Selain itu, imbauan juga dikeluarkan bagi WNI yang memiliki rencana untuk melakukan perjalanan ke Lebanon, agar menunda perjalanan hingga kondisi keamanan telah membaik.
Adapun dengan pertimbangan buruknya kondisi keamanan di Lebanon Selatan, di antaranya di Saida, Hasbaya, Nabatiyeh, Marjeyoun, Tyre dan Aitaroun, juga telah ditetapkan Status Siaga I di wilayah tersebut sejak Oktober 2023.
"Dalam kaitan ini, kami menghimbau seluruh WNI di Lebanon Selatan untuk berlindung di KBRI Beirut [safe house]," ujarnya.
Lebih lanjut, KBRI Beirut juga mengingatkan seluruh WNI di Lebanon agar menghindari kawasan yang rawan, dan penting untuk menyimpan barang, serta dokumen berharga pada tempat yang aman.
KBRI Beirut juga mengingatkan pentingnya bersikap waspada atas perkembangan situasi keamanan setempat, antara lain dengan memantau media massa dan sumber informasi resmi otoritas setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.