Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditemui pada Kamis (25/4/2024) di STPN Jogjakarta./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANDUNG—Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) dapat membantu mempercepat pelayanan pertanahan di daerah.
“Program ini terus kami galakkan. Pelayanan BPN itu harus makin profesional, semakin humanis, tapi juga harus lebih cepat dan mudah. Dengan demikian, masyarakat lebih terlayani dengan baik,” ucap AHY saat mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/6/2024).
Ia mengatakan Kabupaten Bandung memiliki wilayah yang luas dengan jumlah kunjungan masyarakat ke Kantor Pertanahan wilayah tersebut mencapai tiga ribu hingga lima ribu kunjungan per bulan. Hal ini menjadikan pelayanan akhir minggu itu amat dibutuhkan untuk mempercepat prosedur pengurusan sertifikat secara signifikan.
AHY juga menyatakan bahwa dibukanya loket pelayanan di akhir pekan tersebut memberikan kesempatan kepada warga yang tidak bisa mengurus pendaftaran sertifikat tanah mereka pada hari kerja.
Upaya tersebut dapat membantu masyarakat untuk mengurus sertifikat mereka dengan lebih aman karena tidak perlu melalui perantara atau diwakilkan oleh orang lain.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk datang langsung secara pribadi untuk mengurus sertifikat tanah mereka karena prosedurnya mudah dan biaya yang murah, yakni Rp50 ribu yang kemudian menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Tidak hanya program PELATARAN, Kementerian ATR juga berupaya untuk s digitalisasi sertifikasi tanah sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar prosesnya lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
AHY menuturkan engan adanya digitalisasi tersebut, sertifikat tanah dibuat menjadi satu lembar elektronik dan dilengkapi dengan barcode berteknologi tinggi yang tidak mudah diduplikasi, digandakan, maupun dipalsukan.
“Sesegera mungkin semua itu bisa alih media (dari fisik menjadi digital) seiring dengan semangat transformasi digital di seluruh layanan publik,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.