KPK Kembali Periksa Saksi Kasus Gratifikasi Muhammad Haniv
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
Nusron Wahid meresmikan perubahan STPN menjadi Politeknik Agraria STPN di Sleman. Kampus ini membuka tiga program studi baru. /Youtube.
Harianjogja.com, SLEMAN— Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meresmikan perubahan bentuk kelembagaan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) menjadi Politeknik Agraria STPN di Sleman, Sabtu (5/9/2026). Transformasi tersebut menandai babak baru pendidikan tinggi vokasi yang secara khusus mengembangkan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang di Indonesia.
Peresmian Politeknik Agraria STPN dilakukan bersamaan dengan prosesi wisuda perdana 568 Taruna Taruni di Pendopo Sasana Widya Bhumi Politeknik Agraria STPN, Sleman. Dalam prosesi tersebut, Nusron didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; Sekretaris Jenderal, Dalu Agung Darmawan; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Agustyarsyah; serta Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad.
Prosesi peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian dan penyerahan bendera dari Menteri ATR/Kepala BPN kepada Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN.
Satu-satunya Perguruan Tinggi Vokasi Agraria
Nusron mengatakan perubahan bentuk kelembagaan STPN menjadi Politeknik Agraria STPN memperkuat posisi kampus tersebut sebagai perguruan tinggi vokasi yang memiliki kekhususan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.
“Politeknik Agraria STPN merupakan satu-satunya perguruan tinggi vokasi di Indonesia yang bergerak secara khusus mengembangkan pendidikan bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” ujar Menteri Nusron sebagaimana dilansir dari lana Kementerian ATR BPN.
Nusron menjelaskan, keberadaan STPN selama puluhan tahun telah menghasilkan ribuan tenaga profesional. Para lulusan tersebut kemudian mengabdi di Kementerian ATR/BPN maupun menjalankan profesi di berbagai bidang lainnya. Besarnya kontribusi STPN tersebut, menurut Nusron, menjadi salah satu alasan penting untuk terus memperkuat kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Politeknik Agraria STPN.
“Proses transformasi yang selama beberapa tahun terakhir kita perjuangkan, saat ini sudah mencapai tahap akhir. Perubahan bentuk kelembagaan, penataan organisasi, pengembangan kurikulum vokasi, pembukaan program studi baru, sampai dengan penyelenggaraan pendidikan telah dilaksanakan dan berjalan dengan baik,” tutur Menteri Nusron.
Meski perubahan bentuk kelembagaan telah diresmikan, Nusron menyebut proses pembahasan dan penetapan statuta Politeknik Agraria STPN masih berlangsung di Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Kementerian ATR/BPN akan terus mengawal proses tersebut hingga selesai.
Sesuai Kebutuhan Lapangan
Sejalan dengan transformasi STPN, tiga program studi baru yang mulai diselenggarakan pada tahun akademik 2025/2026 telah memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Nusron menilai capaian tersebut menunjukkan komitmen Politeknik Agraria STPN untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.
“Transformasi ini harus kita lihat sebagai proses untuk membuat pendidikan di Politeknik Agraria STPN semakin relevan dengan kebutuhan lapangan,” ucapnya.
Nusron berharap kurikulum dan sistem pembelajaran di Politeknik Agraria STPN terus berkembang secara adaptif mengikuti kebutuhan zaman. Menurutnya, kampus tersebut harus menjadi ruang untuk melahirkan berbagai gagasan, inovasi teknologi, dan solusi yang dapat digunakan dalam menjawab persoalan agraria, pertanahan, dan tata ruang.
“Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan dukungan terhadap penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan sarana dan prasarana, serta pembiayaan yang diperlukan untuk memperkuat Politeknik Agraria STPN,” ujar Menteri Nusron.
Transformasi
Sementara itu, Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, menjelaskan perubahan bentuk kelembagaan dari STPN menjadi Politeknik Agraria STPN merupakan hasil dari proses dan perjuangan panjang seluruh civitas academica.
Transformasi tersebut salah satunya ditandai dengan pembukaan tiga program studi baru. Ketiganya dirancang untuk memperkuat pendidikan dan kompetensi mahasiswa dalam bidang agraria, pertanahan, serta tata ruang.
Tiga program studi baru tersebut yakni Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan; Program Studi Sarjana Terapan Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan; Program Studi Sarjana Terapan Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah.
Pembukaan ketiga program studi tersebut merupakan wujud komitmen Politeknik Agraria STPN dalam memperkuat pengembangan keilmuan dan kompetensi di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang, sekaligus memenuhi amanat Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2022.
“Peresmian Politeknik Agraria STPN yang dirangkaikan dengan wisuda perdana ini menjadi momentum penting yang menandai babak baru dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi serta menguatkan peran Politeknik Agraria STPN dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan profesional di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” pungkas Sri Yanti Achmad.
Ia menambahkan dalam wisuda kali ini, tiga taruna tarunai meraih predikat lulusan terbaik. Terdiri atas Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi NTT dengan IPK 3,94; Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau dengan IPK 3,91; dan Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung dengan IPK 3,90.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK memeriksa empat saksi kasus dugaan gratifikasi Rp20,7 miliar yang menjerat mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv.
ALVA mencatat distribusi 20.000 unit pada September 2026, dengan pengguna yang telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer.
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
DPRD Bantul meminta data 9.216 KPM yang terindikasi judi online diverifikasi ulang karena dikhawatirkan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan NIK.