Prabowo Terbitkan PP 3 Tahun 2026, Tata Niaga Perdagangan Direformasi
Presiden Prabowo terbitkan PP 3/2026, reformasi tata niaga perdagangan, pisahkan koordinasi pangan dan non-pangan, perketat skema penjualan langsung.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyematkan peci kepada calon Presiden 2024 yang diajukan PDI Perjuangan Ganjar Pranowo di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).
Harianjogja.com, JAKARTA—Untuk mengetahui sikap politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, masyarakat diminta bersabar hingga tahun depan.
Sikap politik PDIP digadang-gadang akan diumumkan dalam penutupan rapat kerja nasional (Rakernas) V pada hari ini, Minggu (26/5/2024). Meski demikian, sikap politik itu tak disampaikan.
Dalam salah satu rekomendasi eksternal Rakernas V PDIP juga disampaikan bahwa keputusan sikap politik seluruhnya diserahkan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
BACA JUGA: Pidato Politik Megawati Belum Tentukan Sikap PDIP sebagai Partai Oposisi
Di samping itu, Rakernas V ingin Megawati hanya jalin kerja sama dengan pihak yang menjunjung tinggi cita-cita Reformasi. Artinya, posisi PDIP masih abu-abu. Tidak ada sikap politik tegas yang disampaikan secara eksplisit kepada publik.
Megawati sendiri mengakui banyak pihak sudah menanti keputusannya soal posisi PDIP untuk lima tahun ke depan: oposisi atau malah bergabung ke pemerintahan.
Dia menceritakan sudah baca koran pagi ini yang bahas tentang pengumuman PDIP dalam penutupan Rakernas V. Meski demikian, dia masih mau menggantungkan penantian banyak pihak tersebut.
"Gue mainin dulu dong [sebelum diputuskan]. Setuju nggak?" tanya Megawati kepada ribuan kader PDIP yang hadir dalam penutupan Rakernas V PDIP.
Bagaimanapun, lanjut Megawati, sikap partai politik PDIP selalu diumumkan dalam ajang Kongres Partai.
Sementara itu, calon presiden usung PDIP yaitu Ganjar Pranowo menyatakan karena sikap politik partai tidak disampaikan dalam Rakernas V ini maka akan diumumkan dalam forum partai yang lebih tinggi yaitu Kongres Partai.
"Pasti akan disampaikan di Kongres karena terkait dengan politik yang lebih besar," kata Ganjar ditemui usai penutupan Rakernas V PDIP.
Meski demikian, dia mengatakan bahwa banyak rekomendasi rakernas yang mencerminkan sikap politik PDIP. Dia mencontoh, Rakernas V PDIP merekomendasikan agar buat regulasi yang adil kepada pihak yang berada di luar maupun dalam pemerintahan.
Selain itu, pelaksana pemilu juga harus banyak diperbaiki karena PDIP merasa Pemilu 2024 merupakan kontestasi politik terburuk sejak Era Reformasi. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengungkapkan Kongres Partai akan digelar pada April 2025. Artinya, jika yang disampaikan Ganjar bener maka sikap politik PDIP baru akan diumumkan 11 bulan lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Presiden Prabowo terbitkan PP 3/2026, reformasi tata niaga perdagangan, pisahkan koordinasi pangan dan non-pangan, perketat skema penjualan langsung.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor