6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Antara
Harianjogja.com, MANGUPURA–Soal jatah menteri di kabinet pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, 2024-2029, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan tak ingin membebani.
Seperti diketahui, Prabowo kini tengah menggodok soal formasi maupun jumlah kementerian yang akan ada di bawah kepemimpinannya usai memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Adapun Demokrat merupakan salah satu partai Koalisi Indonesia Maju yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
AHY, yang kini sama-sama menjabat sebagai menteri dengan Prabowo di kabinet pemerintahan Joko Widodo, mengeklaim tidak ingin membebani presiden terpilih 2024 soal jatah menteri untuk partainya. Dia menyerahkan segala keputusan kepada Prabowo.
"Kami memilih untuk tidak memberikan beban apapun, beban tambahan kepada pak Prabowo, karena kami menyerahkan bahwa beliau yang paling memahami kebutuhan kabinet ke depan seperti apa, kami hanya bisa mempersiapkan kader-kader termasuk juga gagasan-gagasan yang bisa digunakan atau dijalankan dengan baik tentunya sesuai dengan kebutuhan dan juga prioritas yang akan beliau tentukan lima tahun ke depan," tuturnya saat ditemui di sela-sela rangkaian acara World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (22/5/2024).
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional itu menyebut, partainya selalu dilibatkan dalam diskusi tentang berbagai isu oleh Prabowo.
AHY mengatakan bahwa Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan di berbagai sektor, seperti pangan, energi, termasuk air yang menjadi topik utama pembicaraan pada acara yang dihadirinya.
"Jadi banyak hal yang harus ditangani dengan serius, dan itu membutuhkan tim yang kuat, tim yang solid, tim yang kompak, kabinet yang capable dan menurut saya kita siapkan bersama-sama," ujarnya.
BACA JUGA: Bus Study Tour Siswa Pesisir Barat Lampung Masuk Jurang
Sebelumnya, Demokrat mengungkap bahwa Prabowo masih membahas ihwal desain dan struktur kabinet pemerintahannya yang akan dimulai pada Oktober 2024 mendatang.
Hal itu diungkapkan oleh politisi Demokrat Andi Mallarangeng. Andi mengatakan bahwa Prabowo masih fokus dalam merancang struktur kabinet pemerintahannya untuk periode 2024–2029 mendatang. Dia mengatakan Prabowo belum membahas soal figur yang akan ditunjuk sebagai menteri maupun jumlah alokasi kursi menteri untuk setiap anggota koalisi.
"Sekarang ini Pak Prabowo nampaknya masih dalam tahap mendesain struktur kabinet. Gimana struktur kabinet yang akan datang. Belum sampai orang-orang [untuk menteri] belum sampai juga [jatah] kursi," kata Andi pada diskusi Polemik Trijaya FM yang disiarkan di YouTube Trijaya FM, Sabtu (4/5/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.