Pemprov Jateng Kaji Dampak PLTP Gunung Ungaran, Warga Diajak Dialog
Pemprov Jateng siap menjembatani aspirasi warga soal PLTP Gunung Ungaran dan mengkaji dampak proyek terhadap lingkungan serta masyarakat.
PON Aceh-Sumut 2024./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dito Ariotedjo memastikan penyelenggaraan kompetisi olahraga nasional empat tahunan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tahun ini digelar, bahkan persiapan sudah matang.
"Secara mayoritas (persiapan PON XXI Aceh-Sumut) sudah matang. Saya rasa sisa sedikit-sedikit yang perlu dikejar hingga menjelang pelaksanaannya," ujar Dito melalui laman resmi Kemenpora yang dipantau di Jakarta, Sabtu (18/5/2024)
Menpora memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama penyelenggara terkait persiapan PON Aceh-Sumut di Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat (17/5/2024).
Dito menilai Sumatera Utara sebagai tuan rumah sudah siap. Hanya saja ada hal yang perlu dikebut dari sisi teknis dan nonteknis sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa sukses dan lancar.
Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan bahwa tidak ada penundaan PON seperti isu yang beredar di masyarakat. PON Sumut-Aceh tetap berlangsung pada 8-20 September.
"Perlu diketahui ini adalah sejarah PON terselenggara di dua provinsi, jadi butuh adaptasi. Sumut dan Aceh kompak dan rapi, tidak ada penundaan," ujarnya.
BACA JUGA: PON 2024 Jadi Momen PSSI Mempertajam Kualitas Pemain
Pertemuan Menpora dengan penyelenggara juga membahas mengenai pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas). Dito menegaskan pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas akan disiapkan secara baik.
"(Peparnas) sudah dibicarakan dan akan menjadi pembahasan fokus lagi ketika rapat dengan bapak Presiden (Presiden Joko Widodo). Kita kebut apa yang harus diselesaikan," pungkasnya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin mengatakan optimistis dan bertekad menyukseskan PON baik secara penyelenggaraan, prestasi, dan juga administrasi.
“Kami bahagia dan bersyukur Pak Menpora bisa hadir dan memberi dukungan atas kesiapan kita untuk PON. Sebagai tuan rumah tentu kami ingin pelaksanaan ini bisa sukses dan lancar, termasuk juga pemanfaatan pascapelaksanaan," ujarnya.
Adapun untuk PON di Aceh bakal mempertandingkan 33 cabang olahraga, 42 disiplin cabang olahraga, 510 nomor pertandingan, serta diperkirakan akan diikuti oleh 5.636 atlet dan 2.572 ofisial.
Sedangkan untuk PON di Sumatera Utara, mempertandingkan 34 cabang olahraga, 46 disiplin cabang olahraga, 528 nomor pertandingan, serta diperkirakan akan diikuti oleh 6.281 atlet dan 3.140 ofisial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemprov Jateng siap menjembatani aspirasi warga soal PLTP Gunung Ungaran dan mengkaji dampak proyek terhadap lingkungan serta masyarakat.
Studi AVILOO terhadap lebih dari 500.000 tes mengungkap kondisi baterai 20 model mobil listrik setelah menempuh hingga 150.000 kilometer.
Daftar 10 pemain dengan market value tertinggi Super League 2026/2027. Stjepan Loncar milik Persija menjadi yang termahal dengan nilai Rp20,86 miliar.
Google meluncurkan Google Pics, platform desain dan edit gambar berbasis AI Nano Banana yang disiapkan untuk bersaing dengan Canva dan Adobe Express.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot Jogja memberi insentif bagi kader Posyandu yang selama ini membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur di IFA 2026 dengan kamera utama 200 MP, layar AMOLED 144Hz, baterai 6.500 mAh dan harga mulai Rp10,8 juta.