UU Terorisme Masih Dominan Pidana, Deradikalisasi 7 Persen
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Petugas evakuasi bangkai bus pengangkut siswa SMK Lingga Kencana Depok, Minggu (12 - 5 / 2024).ANTARAFOTO - Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara terkait kecelakaan menyebabkan belasan penumpangnya tewas di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5) malam. KPAI minta PO Bus Trans Putera Fajar bertanggung jawab atas kondisi kelayakan bus
"Saya kira perlu ada konsekuensi kepada pemilik bus. Karena kalau tidak, akan terjadi terus pengabaian keselamatan transportasi. Terlebih korbannya adalah anak-anak," kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra saat dihubungi di Jakarta, Minggu.
Apalagi yang mengalami kecelakaan tragis ini adalah anak, yang tidak tahu menahu apakah bus ini layak membawa mereka, kata Jasra Putra.
Pihaknya pun menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengenai penyebab kecelakaan.
Jasra Putra menyampaikan KPAI sangat berduka atas peristiwa memilukan ini.
"Peristiwa memilukan, libur panjang yang harusnya jadi momen bahagia, berubah jadi duka nestapa atas meninggalnya para siswa di dalam bus yang mengalami rem blong," katanya.
KPAI pun menekankan agar para pemilik bus disiplin dalam memastikan kendaraan layak jalan.
BACA JUGA: Kemenhub Bakal Cabut Izin PO Bus yang Kecelakaan di Subang Jika Melanggar
Kemudian para sopir bus diminta memperhatikan waktu istirahat sehingga tidak mengalami kelelahan, lengah, maupun micro sleep saat mengemudikan bus.
Sopir juga harus memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum berkendara.
"Ini soal kedisiplinan para pemilik kendaraan bus, agar kualitas kendaraannya benar-benar diperhatikan ketika memasuki area jalan tanjakan. Kemudian kesehatan para driver-nya, yang di masa liburan ini, bisa jadi banyak order, yang menyebabkan kelelahan bekerja, lengah, micro sleep," katanya.
Sebelumnya, sebuah bus pariwisata yang ditumpangi rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, Depok, mengalami kecelakaan diduga akibat rem blong di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5) malam.
Data terkini sementara, jumlah korban jiwa sebanyak 11 orang yang terdiri dari enam perempuan dan lima laki-laki, serta jumlah korban luka berat sebanyak 12 orang, dan luka ringan sebanyak 20 orang yang sedang dalam perawatan di rumah sakit daerah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 hari ini, Jumat 2 Oktober, lengkap dengan FP1 dan Practice. Marquez membuntuti Martin 12 poin.
Transformasi Digital Menuju Smart Province membahas pentingnya teknologi, integrasi data, SDM, regulasi, dan literasi untuk membangun DIY sebagai Smart Province
John Herdman antusias menghadapi Anthony Hudson di final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel Indonesia vs Thailand digelar di SUGBK, Senin (5/10).
Drama dua gol injury time membawa Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League 2026-2027 meski tanpa Cristiano Ronaldo dan mempertahankan rekor sempurna