BPJS Kesehatan Atur Ulang Rujukan dan Kontrol, Ini Caranya
Ketentuan rujukan dan kontrol BPJS Kesehatan kini terintegrasi dengan layanan digital. Simak cara daftar antrean dan aturan jadwal kontrol.
Petugas memeriksa bangkai kecelakaan helikopter yang bertabrakan yakni AW139 dan Fennec M502-6 saat latihan pada Selasa (23/4/2024) di dekat pangkalan Angkatan Laut, Lumut, Perak. (NewStrightTimes/Hassan Omar)
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 10 orang dikabarkan tewas usai dua helikopter militer milik Malaysia bertabrakan kemudian terjatuh saat latihan pada Selasa (23/4/2024) pagi.
Kejadian tersebut terjadi di dekat pangkalan Angkatan Laut, Lumut, Perak. Dua helikopter yang bertabrakan yakni AW139 dan Fennec M502-6.
Melansir dari AFP, akibat kecelakaan tersebut sebanyak 10 awak helikopter angkatan laut tewas.
"Kedua helikopter bertabrakan saat latihan penerbangan. Kesepuluh korban di dalamnya telah dipastikan tewas oleh petugas medis," kata Komandan Operasi Senior Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Suhaimy Mohamad Suhail, dikutip dari kantor berita AFP.
BACA JUGA: Tiga Korban Tewas Kecelakaan Helikopter di Halmahera Tengah Teridentifikasi
Menurut laporan awal, video kejadian tersebut menunjukkan salah satu helikopter menghantam rotor helikopter lainnya sebelum keduanya jatuh ke tanah. Setelah itu, helikopter Fennec jatuh ke dalam kolam renang kompleks olahraga.
Dikutip dari The Star, kedua helikopter berangkat dari Lapangan Sitiawan pada pukul 09.03 itu jatuh saat latihan perayaan Hari Angkatan Laut ke-90.
10 awak yang menjadi korban tersebut, diketahui tiga awak dari helikopter Fennec, sementara tujuh awak dari helikopter AW139. "Semua korban dipastikan tewas di lokasi dan jenazahnya dikirim ke Rumah Sakit Militer TLDM untuk proses identifikasi," tulis pernyataan resmi TLDM.
BACA JUGA: Kecelakaan Helikopter, Kapolri Sebut Heli Layak Terbang
TLDM juga akan membentuk badan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Adapun video detik-detik kecelakaan helikopter tersebut juga sempat diunggah oleh akun Twitter @Marchfoward pada Selasa (23/4/2024).
Terlihat dari video yang beredar, salah satu helikopter serong ke kanan hingga mengenai baling-baling helikopter yang lain. Puing baling-baling pun terlihat, kemudian diikuti dengan terjatuhnya helikopter ke tanah. Suara dentuman keras pun terdengar setelah kecelakaan tersebut terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ketentuan rujukan dan kontrol BPJS Kesehatan kini terintegrasi dengan layanan digital. Simak cara daftar antrean dan aturan jadwal kontrol.
Konser Amal OM Lorenza akan digelar di Alun-Alun Wonosari, Jumat 9 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Gunungkidul ke-196.
Angka pernikahan di Wonosari dan Gunungkidul menunjukkan tren menurun. Pendidikan, karier, ekonomi, jumlah penduduk, hingga relasi digital disebut menjadi fakto
5 rekomendasi laptop untuk desain grafis dan editing video dengan GPU bertenaga, RAM besar, serta layar berakurasi warna tinggi.
Survei World Values Survey menunjukkan 73,5% responden Indonesia percaya ada kehidupan setelah kematian. Indonesia berada di posisi ketujuh Asia.
Pekerja laboratorium di Irkutsk meninggal setelah pneumonia berat. Rusia memantau sekitar 200 kontak, tetapi pes belum dikonfirmasi.