Polisi Tembak Mati Pelaku Penikaman Massal di Sydney

Newswire
Newswire Sabtu, 13 April 2024 18:37 WIB
Polisi Tembak Mati Pelaku Penikaman Massal di Sydney

Serangan teror bersenjata terjadi di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction di Sydney bagian timur, Australia, Sabtu (13/4/2024) waktu Australia. - Harian Jogja/ist

Harianjogja.com, JAKARTA—Polisi menembak mati pelaku penikaman di pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction di Sydney bagian timur, Australia.

Asisten komisaris polisi Anthony Cooke menjelaskan pelaku penyerangan ditembak mati oleh seorang petugas polisi. Dia memerinci polisi itu mengikuti pelaku yang naik ke lantai lima mal sebelum tindakan tegas itu dilakukan,

“Dia [polisi] berjalan cepat di belakangnya untuk mengejarnya. Dia [pelaku] berbalik, menghadapnya, mengangkat pisau. Polisi menembakkan senjata api dan orang itu saat ini sudah meninggal,” papar Cooke saat memberikan kabar terkini dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Bisnis.com, Sabtu (13/4/2024).

Dengan begitu, ada enam korban jiwa dalam insiden ini termasuk sang pelaku. Selain itu beberapa orang terluka, termasuk seorang bayi. Kendati begitu, dia menegaskan pihaknya belum mengetahui motif jelas dari aksi pelaku.

“Tidak ada ideologi atau motif yang jelas," ucapnya. Namun, Cooke menegaskan pihaknya masih membuka kemungkinan terkait motif yang mendasari aksi tersebut, termasuk terorisme.

Pusat perbelanjaan Westfield Bondi Junction di Sydney bagian timur, Australia, telah dikosongkan setelah adanya laporan serangan teror bersenjata. Polisi New South Wales (NSW) mengatakan layanan darurat dipanggil ke Westfield Bondi Junction sebelum jam empat sore waktu setempat setelah ada laporan beberapa orang ditikam.

“Sebuah insiden kritis telah dimulai setelah penembakan terhadap seorang pria di Bondi Junction," kata polisi, dilansir ABC News, Sabtu (13/4/2024).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online