Rosalia Indah Buka Suara soal Sopir Bus Jadi Tersangka

Newswire
Newswire Sabtu, 13 April 2024 17:17 WIB
Rosalia Indah Buka Suara soal Sopir Bus Jadi Tersangka

Kecelakaan tunggal Bus Rosalia Indah terjadi pada Kamis sekitar pukul 06.30 WIB di KM 370 ruas Tol Semarang–Batang, Kamis (11/4/2024). - Harian Jogja/Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—PO Rosalia Indah buka suara soal penetapan tersangka kepada sopir bus yang terlibat dalam kecelakaan tunggal di Tol Semarang-Batang hingga menyebabkan tujuh orang korban meninggal dunia.

Public Relations PO Rosalia Indah Yofie Aganovic mengatakan perusahaannya bakal mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan menyerahkannya kepada pihak bewajib.

Dia menegaskan selama ini korporasi telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dan tegas ihwal jadwal mengemudi untuk para sopir busnya.

“Tidak ada sopir yang mengemudi lebih dari delapan jam, termasuk sopir yang menjadi tersangka ini,” ujar Yofie dalam keterangan resmi, seperti dikutip dari Bisnis.com, Sabtu (13/4/2024).

Selain jadwal mengemudi yang teratur, Yofie juga mengklaim perusahaan telah menerapkan kebijakan dua sopir di setiap bus antar provinsi. Da pun membeberkan manajemen PO Rosalia Indah juga akan terus menggelar penyelidikan internal buntut tragedi kecelakaan busnya di Tol Semarang-Batang.

Dalam kecelakaan itu, pada Jumat (12/4/2024), polisi menetapkan sopir bus Rosalia Indah yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol Semarang-Batang pada, Kamis (11/4/2024), sebagai tersangka.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Sonny Irawan mengatakan naiknya status sopir bus menjadi tersangka setelah sudah ditemukannya dua alat bukti yang sah.

Sonny menyebut sang sopir bakal disangkakan pasal 310 ayat 2, 3, dan 4 Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dengan sanksi pidana selama enam tahun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online