Update Rekapitulasi Suara Per Pukul 15.00 WIB, Prabowo-Gibran Raup 58,62% Anies-Imin 25,08%
Hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2024 dari 37 provinsi di Indonesia oleh KPU, Prabowo-Gibran memimpin.
Ledakan gudang amunisi./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah media asing turut mengabarkan peristiwa kebakaran gudang peluru atau Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/3/2024). Amunisi kedaluwarsa yang diperkirakan menjadi pemicu awal kebakaran turut menjadi sorotan pemberitaan tersebut.
Reuters, misalnya, melalui laporan bertajuk Firefighters tackle massive blaze at Indonesian ammunition store mengabarkan bahwa petugas pemadam kebakaran berjibaku untuk memadamkan api besar yang terjadi sejak Sabtu di gudang amunisi militer dan menyebabkan serangkaian ledakan.
Kantor berita internasional itu mengutip pernyataan Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayor Jenderal TNI Mohamad Hasan yang menyebutkan bahwa tidak korban tewas atau terluka dalam insiden tersebut.
Dalam keterangan kepada awak media, Pangdam Jaya juga memerinci bahwa kebakaran terjadi di bagian fasilitas yang digunakan untuk menyimpan amunisi kedaluwarsa. “Amunisi kadaluwarsa mengandung bahan kimia yang tidak stabil. Mungkin ada beberapa gesekan yang memicu kebakaran,” kata Hasan, seperti diberitakan Reuters, Minggu (31/3/2024).
South China Morning Post (CMP) melaporkan bahwa kebakaran masif di gudang amunisi itu berhasil dipadamkan pada Minggu dini hari. Otoritas militer RI kemudian menyisir daerah pemukiman terdekat untuk mengumpulkan bahan-bahan yang mungkin terlempar pascaledakan yang dipicu kebakaran sejak Sabtu sekitar 18.30 WIB.
Api padam sekitar pukul 03.45 pada hari Minggu, kata Mohammad Hasan, Pangdam Jaya. “Kami sedang menyelidiki area sekitar lokasi dan kami akan menyisir dan membersihkan bahan-bahan yang dibuang dari depo,” kata Hasan, seperti diberitakan SCMP dalam artikel bertajuk Massive fire at Indonesia military complex extinguished, Minggu.
Hasan juga memperingatkan warga untuk tidak menyentuh benda-benda yang terlempar dari lokasi kebakaran lantaran dapat membahayakan.
Sementara Kantor Berita Xinhua, melaporkan bahwa ratusan orang dievakuasi setelah ledakan terjadi di gudang militer tersebut. Evakuasi lebih dari 130 keluarga dilakukan setelah ledakan terjadi di gudang amunisi militer di di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekitar 7 km dari perbatasan timur Jakarta.
Laporan menunjukkan ledakan terdengar dalam radius 7 km. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan kepada media lokal pada hari Sabtu bahwa para pengungsi saat ini ditempatkan di dua tempat penampungan sementara yang terpisah.
BACA JUGA: Ledakan Gudang Amunisi Daerah Kodam Jaya Tak Menelan Korban Jiwa, Berikut SOP yang Diberlakukan
Di sisi lain, Pangdam Jaya Mohamad Hasan mengatakan api berasal dari gudang kompleks militer yang digunakan untuk menyimpan amunisi kedaluwarsa. “Penyelidikan penyebab kebakaran masih dilakukan,” tulis laporan tersebut.
Alarabiya News, saluran TV dari Uni Emirat Arab, melaporkan bahwa gudang yang meledak tidak ada dialiri listrik sehingga kemungkinan ledakan disebabkan oleh amunisi kedaluwarsa yang tidak stabil. “Kami menduga [ledakan] ini disebabkan oleh amunisi yang sudah habis. Ada kemungkinan bahan kimia dan bahan peledak tersebut tidak stabil,” kata Pangdam Jaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2024 dari 37 provinsi di Indonesia oleh KPU, Prabowo-Gibran memimpin.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.
Kemudahan akses investasi digital yang kian masif justru memicu meningkatnya risiko bagi generasi muda, sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.