Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Kegiatan pelatihan merias di kalangan ibu muda. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Saat ini sedang tren para ibu muda belajar memiliki kemampuan make up artist (MUA). Salah satunya banyak peserta ibu muda yang ikut terlibat dalam Ramadan Runway di Pakuwon Mal Jogja, Sabtu (16/3/2024).
Perias Kondang Asal Jogja Itut Bambang yang turut melatih para peserta rias mengatakan ia mendemonstrasikan cara merias pengantin dan demo make up yang benar, agar hasil riasan bisa tahan lama. Selain itu ia mengingatkan pentingnya etika dalam merias
'Kami tidak hanya sekedar mengajari merias saja, tapi lebih dari itu, misalnya kami juga mengajari etika dalam merias, kemudian bagaimana cara merawat kecantikan yang bisa tahan lama,'' katanya.
Wanita yang juga menjadi dosen di sejumlah perguruan tinggi di Jogja ini mengapresiasi di mana saat ini ada tren kalangan ibu muda belajar merias. "Tentu kami bangga sekarang banyak ibu-ibu muda senang belajar merias pengantin. Kebetulan saya merias sudah cukup lama, sejak saya masih muda. Sudah keliling ke berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan karena pengalaman telah merias di berbagai kota di Indoneisia baik di area Jawa maupun luar Jawa, menjadikannya memiliki banyak pengalaman termasuk pentingnya terkait etika. Itut Bambang juga mengajarkan hal ini kepada murid di sekolah kursus miliknya.
''Murid kami tersebar di berbagai daerah di Indonesia, dan mereka banyak yang berhasil membuka rias pengantin sendiri, karena kami juga mengajarkan secara teliti tata caranya,'' katanya.
Ia sebagai Pengajar Program Fashion Design & Batik di UII dan menjadi dosen tamu mata kuliah Draping. Selain itu dikenal sebagai Asesor BNSP RI yang meliputi 16 keahlian diantaranya rias pengantin Jogja, Make Up Artis. Ia sudah merias hampir seantero nusantara sehingga kepiawaiannya dalam merias pengantin gaya Jogja maupun Surakarta tidak diragukan lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.