Luhut Sebut 50 Juta Warga Desil 1 hingga Desil 5 Bakal Terima Bansos Digital
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ist/dokumen Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk membahas seputar anggaran program di kementeriannya.
AHY yang belum genap sebulan menjabat sebagai menteri tersebut menyampaikan maksud tujuan dirinya bertemu dengan Bendahara Negara untuk berkoordinasi dan memohon dukungan agar dapat mencapai target-target yang sudah ditetapkan untuk 2024.
“Jadi, kami punya target-target pencapaian dan itu semua kami harapkan ada kerja sama dan dukungan dari Kemenkeu,” ujarnya, Jumat (15/3/2024).
Dirinya menjelaskan salah satu target yang ingin dicapai ATR/BPN adalah Pendaftaran Tanah Sistematis dan Lengkap (PTSL) yang masih kurang 9 juta bidang tanah dari target 120 juta bidang tanah.
Selain itu, target Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) yang masih jauh dari target, yakni baru sekitar 436 dari target 2.000 RDTR.
Target lainnya, yakni mengejar status kota lengkap, dengan ketentuan kabupaten/kota memiliki sertifikasi elektronik. Pasalnya, saat ini baru 13 kota yang lengkap dari target 104 kota pada 2024.
Di sisi lain, AHY turut menegaskan untuk memberantas mafia tanah dan menyelamatkan potensi kerugian negara.
BACA JUGA: AHY Keluarkan Tujuh Kebijakan Strategis Kementerian ATR/BPN untuk 2025-2029
Seperti halnya Menteri ATR/BPN sebelum AHY, di mana pada 2023 berhasil menyelamatkan kerugian negara mencapai Rp13 triliun.
Sementara terkait anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan program-program tersebut, AHY enggan untuk menyampaikannya.
“Kami lagi hitung semuanya, program-program itu akan saya jelaskan berikutnya, [perkiraan kebutuhan anggaran] nanti saja,” jelasnya.
AHY juga mengungkapkan bahwa kehadirannya ini sebagai bentuk keberlanjutan diskusi dari arahan Sri Mulyani yang memberikan keynote speech saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ATR/BPN pada 8 Maret 2024 lalu.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itumenyampaikan dirinya dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) siap mendukung penuh kerja sama dengan kementerian lainnya dalam mengantarkan keadilan dan menentukan perekonomian serta reputasi Indonesia.
“Anda adalah para pendekar yang mengantarkan keadilan, yang menentukan denyut perekonomian Indonesia. Kinerja anda menentukan reputasi Indonesia di dunia. Saya dan @kemenkeuri siap mendukung sepenuhnya kerja bersama untuk Indonesia..!” ujar Sri Mulyani dalam unggahan Instagram @smindrawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Luhut menyebut 50 juta masyarakat miskin desil 1–5 akan menerima bansos digital. Penyaluran ditargetkan mulai 2027 secara cashless.
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Studi Stanford dan Berkeley menemukan 98,8% rekomendasi AI Alodokter dalam 402 konsultasi dinilai aman secara klinis oleh dokter Indonesia.
Bea Cukai menindak barang impor ilegal senilai Rp27,3 miliar berupa beras, garam, dan pakaian bekas dari empat wilayah pabean Indonesia.
KRI Sriwijaya akan menjadi kapal induk pertama Indonesia. Simak spesifikasi, mesin, pesawat, persenjataan, kapasitas, dan fungsi kapal.