AS Cabut Visa Dubes Brasil, Sengketa Diplomatik dengan Braslia Memana
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Evakuasi dan penyelamatan korban tanah longsor di Barangay Masara, Kota Maco di Provinsi Davao de Oro,Filipina, Rabu (14/2/2024). (ANTARA/PNA)
Harianjogja.com, KOTA DAVAO- Bencana tanah longsor yang terjadi di Barangay Masara, Kota Maco di Provinsi Davao de Oro, Filipina, menyebabkan 90 orang meninggal dunia, menurut pejabat Manajemen Orang Meninggal dan Hilang (MDM), Kamis (15/2).
Dalam jumpa pers, Ketua Gugus MDM Lea Añora melaporkan 37 orang masih hilang dan sejauh ini sudah ada 39 sertifikat kematian yang telah diterbitkan.
Dari 90 korban jiwa tersebut, 14 jenazah yang belum diketahui identitasnya dikuburkan sementara di pemakaman umum Maco.
"Sebanyak 90 orang yang dievakuasi termasuk tubuh lengkap dan bagian tubuh,” kata Añora.
Orang-orang yang hilang itu, katanya, dicatat dalam catatan polisi setelah keluarga mereka memberi tahu aparat berwenang.
Añora juga meminta keluarga yang mencari anggota keluarganya untuk mengecek imbauan pemerintah setempat mengenai proses identifikasi jenazah yang diambil.
“Tindakan yang kami lakukan bersifat berkesinambungan seperti pemeriksaan postmortem, pencatatan, dan pengumpulan barang-barang korban yang diambil,” ujarnya.
Para pejabat meluncurkan operasi evakuasi pada 14 Februari, satu pekan setelah tanah longsor terjadi.
Sementara itu, tim 911 Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan (USAR) Kota Davao mengumumkan akan tetap tinggal selama tiga hari lagi untuk terus membantu operasi pengambilan di wilayah yang terkena longsor.
Sejak 9 Februari, Kepala Kantor Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Kota, Alfredo Baloran mengatakan teknisi penyelamat, peralatan pencarian dan pertolongan, dan dua anjing pelacak telah dikerahkan ke daerah tersebut.
Tim USAR membawa peralatan pencarian dan penyelamatan yang mencakup peralatan untuk mendeteksi tanda-tanda kehidupan dan peralatan untuk menemukan orang-orang yang terkubur dalam tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama pengisian dana IDA22 Bank Dunia untuk memimpin dukungan pembiayaan bagi negara berpendapatan rendah.
Kebakaran lahan di Gunungkidul melonjak menjadi 28 kasus hingga Agustus 2026. Dua lansia meninggal dan 20,7 hektare lahan terbakar.
Bakom menyebut program Jargas membantu rumah tangga menghemat hingga Rp900.000 per tahun sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penggantian Kapolri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Kemenhub mencatat kemacetan menimbulkan kerugian Rp77 triliun per tahun. Pemerintah mempercepat proyek transportasi massal di 20 kawasan perkotaan.