Rupiah Melemah ke Rp17.717 per Dolar AS, Tekanan Dolar Masih Kuat
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. ANTARA - Anadolu Agency
Harianjogja.com, JAKARTA—Israel meminta Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) dibubarkan.
Menteri Luar Negeri Israel Katz mendesak dunia untuk berhenti mendanai dan menuntut agar memberhentikan kepemimpinannya. Dia mengatakan bahwa Israel percaya akan adanya hubungan antara UNRWA dengan gerakan radikal Palestina Hamas, yang tidak dapat disangkal.
“Amerika Serikat, Kanada, Finlandia, Australia, Italia, dan Inggris telah menghentikan pendanaan UNRWA karena keterlibatan staf dalam pembantaian 7 Oktober. Saya menyerukan lebih banyak negara untuk bergabung. Hubungan UNRWA dengan Hamas, memberikan perlindungan bagi teroris, dan melanggengkan aturannya, tidak dapat disangkal," katanya, di X, Minggu (28/1/2024).
Katz meminta agar pimpinan UNRWA harus diberhentikan dan diselidiki secara menyeluruh atas kecurigaan mereka mengenai hubungan dengan Hamas.
Menurutnya, dalam membangun kembali Gaza, UNRWA harus diganti dengan badan-badan lain yang didedikasikan untuk perdamaian dan pembangunan.
Melansir TASS, sebelumnya Menteri Luar Negeri Israel itu menyambut baik keputusan Amerika Serikat (AS) dan Kanada karena menangguhkan pendanaan untuk UNRWA.
BACA JUGA: Polisi Ringkus Maling Sapi di Gunungkidul
Dia mengatakan bahwa kebijakan negaranya adalah untuk memastikan bahwa UNRWA tidak mendapat tempat dalam kehidupan di Jalur Gaza pascaperang.
Katz membuat pernyataan tersebut setelah keputusan Australia, Inggris, Kanada dan AS yang menangguhkan pendanaan untuk UNRWA setelah beberapa pegawainya dicurigai memiliki hubungan dengan Hamas.
Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini memerintahkan agar beberapa pegawai, yang diduga terkait dengan serangan Hamas di Israel selatan musim gugur lalu, agar dipecat. Seperti diketahui, ketegangan berkobar di Timur Tengah setelah militan Hamas dari Jalur Gaza menyerang wilayah Israel pada 7 Oktober 2023.
Israel memblokade total Jalur Gaza dan melancarkan pemboman terhadap wilayah tersebut dan beberapa wilayah di Lebanon dan Suriah, serta di Tepi Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.