NPCT1 Tanjung Priok Terbakar, Penyebab Masih Diinvestigasi
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Prabowo Subianto dan Sri Mulyani./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Hubungan antara Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjadi sorotan masyarakat. Hal itu terjadi seusai munculnya perdebatan terkait dengan anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang diduga mencapai Rp700 triliun di era kepemimpinan Prabowo Subianto.
Isu soal anggaran jumbo Kemenhan awalnya dilontarkan oleh Calon presiden (capres) nomor urut 01 Anies Baswedan. Dalam debat Capres ketiga yang dilaksanakan Minggu (7/1/2024), Anies menuding bahwa anggaran Kemenhan senilai Rp700 triliun digunakan untuk membeli alutsista bekas.
Anies mengatakan bahwa pembelian alutsista dengan anggaran Kemenhan Rp700 triliun itu dilakukan ketika separuh tentara tidak memiliki rumah dinas. "Rp700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahankan itu, justru digunakan untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas. Di saat lebih dari separuh tentara kita tidak memiliki rumah dinas," ujar Anies.
Berdasarkan catatan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pada 2023, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kemenhan senilai Rp134,32 triliun. Realisasi sementara untuk belanja modal Kemenhan Tahun Anggaran 2023 tercatat mencapai Rp70,9 triliun atau meningkat hampir dua kali lipat dari APBN.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Prasetia Nugraha menggarisbawahi bahwa pernyataan Anies sebagian benar. Dia menyoroti bahwa anggaran Rp700 triliun tidak seluruhnya digunakan untuk membeli alutsista bekas.
"Sebagian benar, karena dalam beberapa aspek misalnya rencana pembelian 12 jet tempur Mirage 2000-5 bekas [produksi Czechoslovak Group/CSG] dari Qatar, dinyatakan di-pending atau dibatalkan pada januari 2024," kata Prasetia.
Masih dalam momen debat ketiga tersebut, Prabowo justru menyeret nama Sri Mulyani saat menjawab pertanyaan dari Calon Presiden nomor urut 03, yakni Ganjar Pranowo.
Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mempertanyakan kinerja Kementerian Pertahanan yang menurun berdasarkan standar Minimum Essential Force (MEF). Prabowo pun menjawab pertanyaan Ganjar.
Dia berdalih rencana kerjanya sudah ia susun sejak dirinya menjabat sebagai Menhan pada 2019, hanya saja terhambat karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat anggaran di kementerian/lembaga (K/L) harus di-refocusing.
Akibatnya, kata Prabowo, banyak usulan anggaran untuk memenuhi program pertahanan ditolak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Pak Ganjar, saya sudah buat rencana, tetapi yang menentukan termasuk Menteri Keuangan [Sri Mulyani] dan masalah yang kita hadapi tolong saya memang sudah jadi Menteri Pertahanan selama empat tahun, tetapi kita diganggu oleh Covid-19 dua tahun, di mana terjadi refocusing," kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengaku posisinya sebagai seorang menteri kabinet membuat dirinya tak bisa berbicara banyak di hadapan publik. "Jadi banyak yang kita ajukan tidak disetujui oleh menteri keuangan. Jadi sebagai seorang menteri, sebagai seorang tim player saya harus loyal. Jadi saya tidak banyak bicara di depan umum," ujar Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati enggan berkomentar mengenai tudingan dirinya menahan anggaran Kementerian Pertahanan.
Sri Mulyani hanya melemparkan senyum sambil terus berjalan menuju mobilnya seusai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Selasa (9/1/2024).
Staf Khusus Menteri Keuangan bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo menjelaskan bahwa benar adanya pemerintah melakukan refocusing anggaran di setiap K/L pada masa pandemi Covid-19. Hal tersebut pula atas persetujuan DPR, di mana anggaran diprioritaskan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.
“Melalui keputusan Sidang Kabinet dan ditindaklanjuti dengan berbagai koordinasi, refocusing anggaran yang dilakukan pada masa pandemi covid-19 berlaku untuk semua K/L melalui penyusunan prioritas ulang belanja oleh K/L, demi menangani dampak pandemi covid-19,” tulisnya dalam cuitan di akun X @prastow, dikutip Selasa (9/1/2024).
Prastowo menyampaikan, bahwa refocusing kegiatan dan anggaran ditetapkan dan diputuskan oleh masing-masing K/L terhadap kegiatan yang dianggap dapat ditunda selama pandemi.
Selanjutnya, refocusing dilakukan K/L dengan memblokir anggaran dari kegiatan yang diusulkan ditunda oleh K/L. Meski demikian, kegiatan dan anggaran yang dilakukan blokir dapat dilakukan relaksasi (buka blokir) sesuai prioritas dan kondisi anggaran. Realisasi dari anggaran ini pun, kata dia, selanjutnya diaudit oleh BPK dan dipertanggungjawabkan kepada DPR.
“Kita bersyukur berkat kerjasama, sinergi, dan dukungan seluruh pihak, Indonesia dapat menangani pandemi dengan baik dan termasuk negara yang dapat kembali pulih lebih cepat dan kuat,” kata Prastowo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barang berbahaya terbakar di NPCT1 Tanjung Priok. Api padam dalam 59 menit, tidak ada korban dan penyebab masih diinvestigasi.
Apple memperbarui MacBook Pro 14 inci dan iMac dengan chip M6, dukungan Wi-Fi 7, pilihan memori, serta harga mulai Rp27,2 juta.
Jadwal bola 28–29 Oktober 2026: Timnas U-15, Persib vs Melbourne Victory, Serie A, DFB Pokal, dan Carabao Cup beserta jam tayang.
PAPUHY menetapkan Wasis Utomo sebagai ketua periode 2026–2029 untuk memperkuat kolaborasi pengusaha haji dan umrah serta meningkatkan layanan jemaah.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda P4GN dengan fokus pada rehabilitasi, pengawasan obat berbahaya, dan penguatan koordinasi antarinstansi.