Begini Syarat Konversi Motor Listrik Gratisan, Kuota Cuma 500 Orang
Masyarakat berpeluang untuk bisa mengakses layanan konversi sepeda motor bahan bakar minyak (BBM) menjadi sepeda motor listrik secara cuma-cuma.
Presiden Joko Widodo santap siap bersama tiga bakal calon presiden Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). (IST/Istana Merdeka)
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding tidak menjaga netralitas politik jelang pemilihan umum atau Pemilu Februari 2024 mendatang usai makan malam bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga calon presiden (Capres).
Pernyataan itu disampaikan Ketua Badan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun selepas Jokowi bertemu empat mata dengan Prabowo di Rumah Makan Seribu Rasa Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/1/2024).
BACA JUGA: Presiden Jokowi Kemungkinan Tidak Hadir di HUT PDIP, Ini Alasannya
“Kalau banyak pihak mempertanyakan pertemuan Pak Jokowi dan Pak Prabowo wajar-wajar saja karena pertemuan malam ini [Jumat kemarin], seakan-akan mengongirmasi pernyataan pak Menkominfo [Budi Arie] bahwa pak Jokowi mendukung Pak Prabowo,” kata Komarudin lewat rekaman video, Sabtu (6/1/2024).
Padahal, kata Komarudin, Jokowi lebih dahulu sudah mengumpulkan pejabat gubernur, bupati, walikota, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), hingga jajaran TNI dan Polri seluruh tingkatan di daerah untuk netral dalam Pemilu serentak tahun ini.
“Pertama kali dalam sejarah bangsa Indonesia, kepala negara mengumpulkan institusi sebanyak itu dengan pesan mereka harus netral kalau pesan itu sudah disampaikan maka Presiden harus menunjukkan contoh dan tauladan kepada para penyelenggara itu,” kata Komarudin.
Dia beralasan Pemilu 2024 kali ini mesti dijaga kualitasnya untuk memastikan arah kepeminanan lima tahun mendatang. Dia berharap Pemilu kali ini bisa diselenggarakan dengan adil dan transparan.
"Yang betul-betul Pemilu demokratis yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, negara hukum karena ini adalah perjuanagan reformasi tahun 1998 yang harus diingat,” kata dia.
BACA JUGA: Dampingi Presiden Cek Stok Pangan, Ibu Negara Beli Tempe di Pasar Purworejo
Seperti diberitakan sebelumnya, momen pertemuan dua tokoh itu dipublikasikan lewat akun Instagram Prabowo. Suasana pertemuan berlangsung temaram dan tertutup. Jokowi dan Prabowo datang bersamaan. Jokowi tampak mengenakan setelan baju lengan panjang warna putih dan celana hitam.
Sementara Prabowo Subianto memakai baju batik berwarna cokelat dengan celana hitam. Keduanya kemudian duduk saling berhadap-hadapan. Tidak jelas apa yang dibicarakan antara dua tokoh politik tersebut. Prabowo dalam foto yang diunggah tidak menjelaskan secara detail, hanya memberikan keterangan singkat 'Selamat Berakhir Pekan'.
Adapun, Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hanya untuk makan malam. "Malam ini, Bapak Presiden rileks sejenak mencoba masakan Nusantara di Rumah Makan Seribu Rasa Menteng. Saat makan malam, Presiden didampingi Menhan Bapak Prabowo Subianto," kata Ari dilansir dari Antara, Jumat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Masyarakat berpeluang untuk bisa mengakses layanan konversi sepeda motor bahan bakar minyak (BBM) menjadi sepeda motor listrik secara cuma-cuma.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.