Bantah Trowongan Kembar Cisumdawu Retak, Kemen PUPR: Cuma Kotoran Debu yang Menempel

Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa Selasa, 02 Januari 2024 14:37 WIB
Bantah Trowongan Kembar Cisumdawu Retak, Kemen PUPR: Cuma Kotoran Debu yang Menempel

Foto udara Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi dua di kawasan Ranca Kalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (17/3). Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol Cisumdawu bisa rampung pada akhir 2020. Jalan tol sepanjang 61,5 kilometer ini merupakan akses baru dari Bandung menuju Bandara Internasional Jawa Barat, Majalengka. Bisnis/Rachman

Harianjogja.com, JAKARTA–Terowongan Kembar (twin tunnel) di ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Tol Cisumdawu yang dikabarkan retak akibat gempa magnitudo 4,8 di Sumedang, Jawa Barat. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun menjelaskan kondisinya.

Kementerian PUPR menyatakan pihaknya telah menurunkan tim Ditjen Bina Marga dan Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) untuk melakukan inspeksi kondisi Terowongan Cisumdawu.

BACA JUGA: Gempa Susulan di Sumedang Masih Terjadi, Dampaknya Kian Meluas dan Rumah Rusak Bertambah

Salah satu bagian penting yang diperiksa pada terowongan usai gempa adalah bagian portal terowongan yang diduga terdampak beban gempa.

"Berdasarkan hasil inspeksi awal, tidak ditemukan retakan pada permukaan beton," kata tim Ditjen Bina Marga dalam keterangan tertulis, Selasa (2/1/2024).

PUPR menyebutkan bahwa pola mirip retakan beton pada terowongan tersebut merupakan tumpukan debu dan kotoran yang menempel pada permukaan beton yang tidak rata, sehingga terlihat seolah dinding mengalami retak.

Di samping itu, pihaknya juga memastikan pemeriksaan keseluruhan kondisi Terowongan Cisumdawu pasca gempa secara detail dan spesifik oleh Tim Ditjen Bina Marga dan KKJTJ.

Hal tersebut dilakukan guna meyakinkan bahwa terowongan secara keseluruhan aman beroperasi, termasuk pascagempa susulan.

BACA JUGA: Gempa Magnitudo 4,5 Kembali Guncang Sumedang Senin Malam, Berpusat di Darat

Sebelumnya, Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Fahmi Aldiamar, memastikan bahwa usai diguncang gempa M 4,8, terowongan kembar Tol Cisumdawu masih aman dilalui.

"Ini hasil pengecekan kami di kedua lokasi terowongan, kami bisa sampaikan bahwa terowongan dalam kondisi aman, dapat dilalui oleh pengguna jalan," jelas Fahmi usai melakukan kunjungan ke Tol Cisumdawu, Senin (1/1/2024).

Fahmi menuturkan, terdapat beberapa sedikit keretakan yang perlu diperbaiki. Dia juga mengimbau pengendara untuk tidak khawatir karena kerusakan yang terjadi hanya memerlukan perbaikan minor.

"Ada beberapa sedikit keretakan yang nanti perlu diperbaiki, tetapi hanya perbaikan minor dan ini bisa dilakukan dengan cepat," pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online