Pemerintah Tetapkan 13 Juli Jadi Hari Kepercayaan, Ini Maknanya
Pemerintah tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME. Ini tujuan, sejarah, dan maknanya bagi Indonesia.
Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom. - Antara/ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Pada Hari Natal 2023, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom mengingatkan perbedaan politik di kalangan masyarakat, terutama umat Kristiani bukan untuk memecah belah rasa persatuan anak bangsa.
"Kita memilih yang terbaik sesuai dengan hati nurani. Pilih dengan cerdas, tetapi apa pun itu pilihan kita, dan jika berbeda dengan orang lain maka tidak harus membuat kita terpecah belah," kata Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom saat dihubungi di Padang, Senin (25/12/2023).
Seharusnya, ujar Pendeta Gultom, perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2024 harus semakin menguatkan umat untuk bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Perbedaan pilihan politik boleh terjadi, tetapi damai sejahtera harus tetap mengikat persaudaraan kita," ajak dia.
Menurutnya, untuk menciptakan pemilu damai maka peran pemuka agama dan tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang sangat dibutuhkan. Jika hal itu diimplementasikan dengan baik, maka tensi politik akan lebih kondusif.
BACA JUGA: Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Natal 2023, Ini Isinya
Pada kesempatan itu, Pendeta Gultom mengingatkan agar gereja-gereja di Tanah Air tidak dijadikan sebagai panggung politik praktis. Kendati demikian, beberapa pendeta cenderung menunjukkan sikap politik secara terang-terangan meskipun di luar gereja.
Sebagai tokoh agama (pendeta) harus mampu menahan diri. Meskipun setiap individu memiliki preferensi politik, namun PGI menyarankan hal itu tidak diumbar ke publik.
Sebab, apabila pilihan politik tersebut disuarakan ke publik, maka bisa saja memengaruhi umat untuk menentukan sikap politik pada 14 Februari 2024 atau ketika hari pemilihan. "Sejauh ini tidak ada gereja yang terlibat dalam politik praktis, dan itu yang kita harapkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME. Ini tujuan, sejarah, dan maknanya bagi Indonesia.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi pembacokan di depan SMAN 3 Jogja. Polisi mengungkap korban tewas akibat luka bacok di dada kanan atas.
Muhammad Tahir resmi berpisah dengan PSS Sleman setelah membantu Super Elja promosi ke Super League musim 2025/2026.
Sigit Mustofa memimpin Warkaban periode 2026–2029 dengan fokus memperkuat organisasi, kolaborasi, dan kontribusi diaspora Bantul bagi masyarakat.
Menhut Raja Juli Antoni mendorong sektor kehutanan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui konsep green growth tanpa mengabaikan kelestarian hutan.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.